Tidak Sendiri ada Tiga Builder Indonesia Masuk Video. “Lucunya, tiga-tiganya kalah. Tapi bangga aja bisa mewakili Indonesia,” kata Yonas. Ia juga menjelaskan bahwa komunitas builder Indonesia sangat kompak, tidak egois, dan saling mendukung. Salah satu builder terkenal, Azraelon, menjadi host kompetisi itu karena memiliki audiens besar dan pengalaman membawakan acara.
Yonas memastikan ia akan kembali bertanding jika MrBeast mengadakan season selanjutnya. “Aman, pasti gue balas. Udah belajar banyak dari yang kemarin. Next time harus lebih siap,” katanya penuh optimisme. Bagi Yonas, pengalaman ini bukan sekadar kompetisi, tetapi batu loncatan. Dari kamar kecil di Palangka Raya, ia menembus seleksi global, berbicara langsung dengan MrBeast, dan menunjukkan bahwa talenta dari daerah pun bisa tampil di panggung internasional. “Bangga banget bisa bawa nama Indonesia dan Kalteng ke level dunia,” tutupnya. (*/ala)
Manajemen kampus menjamin tidak ada toleransi bagi penyusupan paham maupun ideologi yang bertentangan dengan…
Pesan tersebut disampaikan Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Papua, Suzana Wanggai, saat membacakan…
Kerukunan antarumat beragama bukan sekadar slogan, tetapi sebuah tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Jayapura di Doyo Baru, Kabupaten Jayura telah mengusulkan sebanyak…
Di tengah usia yang semakin senja, pertemuan itu berlangsung sederhana. Para veteran saling menyapa,…
Menurut Axel, berdasarkan informasi yang diperoleh dalam kegiatan Rakernis bersama Densus 88 AT Polri, terdapat…