Categories: FEATURES

Efektifitas MBG Sulit Diukur bila Tidak Mengacu Angka Kecukupan Gizi

Pendapat Ahli Gizi Poltekkes Jayapura Terkait Program MBG di Kota Jayapura

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih menghadapi sejumlah sorotan serius di tengah masyarakat. Mulai dari kasus keracunan, dugaan potensi terjadinya korupsi, pemanfaatan anggaran yang tidak optimal, hingga penyajian menu yang tidak sepadan kebutuhan gizi dan selera anak. Lantas seperti apa pendapat ahli gizi terkait menu MBG ini?

Laporan: Jimianus Karlodi_Jayapura

Peningkatan gizi anak sekolah tidak bisa hanya mengandalkan satu kali makan siang semata. Capain tujuan utama program MBG untuk memperbaiki status gizi siswa melalui pemberian makanan sehat dan bernutrisi setiap hari, akan sulit terukur, bila menu yang disajikan tidak sesuai standar.

Terkait dengan itu ahli gizi Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan Jayapura menjelaskan secara detail terkait dengan program prioritas presiden Prabowo itu.
Kepada Cenderawasih Pos para ahli ini dari kampus ini, menyebutkan bahwa setiap menu makanan yang disajikan dalam program makan bergizi gratis dipastikan harus mengandung gizi tinggi dan berkualitas. Semua makanan juga sudah dipastikan melalui penilaian Badan Gizi Nasional (BGN) sehingga dipastikan layak dikonsumsi guna perbaikan gizi anak.

Demikian disampaikan Maxianus K Raya, STP, MPH Ketua Prodi Sarjana Terapan Gizi (Prodi STr Gz) Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan Jayapura kepada Cenderawasih Pos di Padang Bulan, Selasa (14/10).

Maxianus menjelaskan bahwa BGN telah bekerjasama dengan kementerian kesehatan untuk mengetahui angka kecukupan gizi setiap MBG yang disalurkan kepada penerima manfaat. Dalam hal ini para pelajar dan ibu hamil dan menyusui.

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

6 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

14 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

15 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

17 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

18 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

19 hours ago