Categories: FEATURES

10.074 Ekor Satwa Liar Berhasil Diselamatkan, Ajak Semua Pihak Terlibat

Upaya BKSDA Perkuat Pengawasan Lindungan Satwa Liar dari Pemburuan Ilegal

Upaya penyelundupan satwa dilindungi masih saja terjadi di wilayah Papua. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Papua mendorong keterlibatan sejumlah pihak dalam upaya pelindungan dan pencegahan peredaran satwa liar ini.

Laporan: Jimianus Karlodi_Jayapura

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Papua mengajak semua pihak untuk turut serta dalam upaya menjaga keberlanjutan serta pelestarian Tumbuhan dan populasi satwa liar di alam Papua.

Kegiatan ini yang dikemasi BKSDA dalam diskusi bertema ‘Penguatan Multipihak dalam Perlindungan dan Peredaran Satwa Liar (TSL) di Wilayah Kerja BKSDA Papua.
Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam Papua Jhoni Santoso Silaban mengatakan, kegiatan ini dilatarbelakangi dari banyaknya kasus perdagangan tumbuhan dan satwa liar (TSL) dilindungi yang terjadi di wilayah Papua.

Ia mengatakan pelestarian keanekaragaman hayati baik flora, fauna maupun ekosistem sangatlah penting dalam pembangunan berkelanjutan. Hal ini ia sampaikan karena keberadaan keanekaragaman hayati yang mengatur keseimbangan alam.

Kegiatan tersebut, lanjut Jhoni, dilakukan berdasarkan Instruksi presiden (Inpres) Nomor 1 tahun 2023, yang mewajibkan 19 Kementerian dan Lembaga yang termasuk Jaksa, Polri dan TNI serta Gubernur, Bupati/Walikota untuk sama-sama menjaga pelestarian keanekaragaman hayati dalam program berkelanjutan.

“Ini adalah dasar kita berkumpul bersama dengan harapan bagaimana kita bersama-sama memastikan adanya keseimbangan penggunaan ruang untuk tujuan pembangunan ekonomi dan konservasi dalam setiap kebijakan,” kata Jhoni Santoso dalam sambutannya di Sunny Hotel Abepura, Senin (13/10).

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Harusnya Kerja MRP Dipublis dan Lebih Transparan

Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…

8 hours ago

Dua Kapal Nelayan Indonesia Dibakar Tentara PNG

Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…

9 hours ago

Setelah Botak, Kini Aibon

Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…

10 hours ago

Rahasia Tasbih Alam: Mengapa Manusia Tak Mampu Mendengarnya?

Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…

1 day ago

Warga Disarankan Tak Berenang di Pantai Holtekamp

Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…

1 day ago

Ratusan Nelayan Ditangkap Otoritas PNG dan Australia Merupakan Urusan Pusat

Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…

1 day ago