Categories: FEATURES

Persaudaraan Lahir Batin, Buka Tirai Hati Nurani Dimana “Sang Mutiara Bertahta”

Mengenal Tradisi “Syuran” Warga Persaudaraan Setia Hatia Terate (PSHT) di Jayapura

Bulan Muharam atau bulan Suro dalam kalender jawa menjadi bulan yang dianggap sakral dan memiliki makna spiritual mendalam bagi masyarakat Jawa. Banyak tradisi dan ritual dilakukan pada bulan Suro, seperti tirakat, ziarah kubur, dan doa bersama. Termasuk bagi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), bulan ini menjadi momen untuk mengesahkan warga baru.

Laporan: Agung Tri H_Jayapura

Bakda Isya halaman Makorem 172/PWY di Waena, Sabtu (12/7) kemarin terlihat sudah banyak orang berkumpul. Mereka dengan pakaian serba hitam, laki-laki dengan rambut cepak dan beberapa diantaranya bahkan kepalanya terlihat licin mengkilat, tak ada sehelai rambut pun, alias botak.

Mereka ini merupakan siswa-siswi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Jayapura yang bersiap disahkan sebagai warga baru PSHT, setelah sekian lama menjalani berbagai materi latihan, baik fisik maupun kerohanian.

Ketua PSHT Cabang Jayapura Suprapto, Ketua Dewan PSHT Cabang Jayapura Mayor (Purn) Suprat foto bersama sejumlah pimpinan peruguran pencak silat dan tamu undangan lainnya di sela acara syukuran di aula Makorem 172/PWY, Sabtu (12/7). (foto:Agung/Cepos)

Sesaat setelah gladi bersih, sejumlah tamu undangan, pimpinan berbagai perguruan pencak silat yang tergabung dalam IPSI Kota Jayapura mulai merapat masuk ke aula, termasuk sejumlah pejabat militer di lingkungan Korem 172/PWY, yang menjadi tempat pelaksanaan kegiatan.

Di dalam aula, di bagian depan tersaji sejumlah tumpeng ditata dalam meja panjang, diterangi lampu dan lilin. Berbagai masakan khas Jawa, jajan pasar hingga ingkung ayam utuh tersaji. Ubo rampe ini disiapkan khusus untuk acara syukuran wisuda atau pengesahan warga baru PSHT di mana pun, termasuk di Kota Jayapura.

Aroma dupa yang dibakar, asapnya menyeruak di ruang aula yang sudah dipadati tamu undangan maupun para warga PSHT yang hadir lebih dari 100-an orang. Tahun ini, PSHT Cabang Jayapura Raya mengesahkan 55 orang warga baru, Mereka ini berasal dari sejumlah ranting atau tempat latihan di Kota Jayapura, Keerom, Kabupaten Jayapura. Bahkan ada dua calon warga baru dari Dabra Kabupaten Mamberamo Raya yang ikut disahkan di Jayapura.

Dalam kesempatan ini Ketua Umum PSHT Ketua Umum Persaudaraan Setia Hati (PSHT) Dr. Ir. Muhammad Taufiq, SH., M.Sc yang diwakili Ketua Dewan Cabang PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate) Jayapura adalah Mayor (Purn) Suprat menjelaskan terkait tradisi syuran ini.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Pembayaran Denda Adat Belum Temukan Titik Temu Dua Kelompok Warga Memanas

Penyelesaian kasus tersebut sebelumnya telah di mediasi oleh polres Jayawijaya, namun tak mendapatkan titik temu…

7 hours ago

Tetapkan PBB P2 Bandara Rp 11,1 Miliar, Angkasa Pura Ajukan Keringanan

Penetapan tersebut merupakan hasil pembahasan antara Bapenda dan Bupati Jayapura, yang sebelumnya telah disepakati dan…

8 hours ago

Ditemukan Sejumlah Siswa Belum Lancar Membaca

Sekolah rakyat terintegrasi 77 Merauke yang menempati sebagian dari gedung SMKN 2 Merauke di Jalan…

9 hours ago

Pemerintah Harus Hadir Hingga Kampung Terjauh

Menurutnya, masih banyak masyarakat di wilayah pedalaman yang hidup jauh dari pusat pemerintahan dan belum…

9 hours ago

Dua Spesialis Hipnotis di Jayapura Dibekuk

Kedua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial DI (38) dan A (28). Penangkapan ini merupakan tindak…

10 hours ago

Pemkab Jayapura Dorong Bandara Sentani Buka Penerbangan Internasional

Bupati Yunus Wonda mengatakan, rapat koordinasi ini diharapkan menjadi langkah awal dukungan bersama antara Pemerintah…

10 hours ago