‘’Kadang kirim 50 kg, 200 kg, bahkan lebh dari 300 kg. Tergantung berapa jumlah yang datang dibawa ke kami,’’ jelasnya.
Apalagi setiap kepiting yang dibeli tersebut terlebih dahulu disortir baik dari beratnya maupun dari kondisi kepitingnya. ‘’Kalau dari karantina, beratnya tidak boleh kurang dari 150 kg. Kalau kurang dari itu, kita tidak ambil,’’ jelasnya.
Selain itu, kepiting dalam kondisi sehat. Selain kakinya harus utuh, tidak ada yang tercabut atau hilang juga harus sehat, dalam arti masih hidup dan tidak loyo.
‘’Ada kepiting yang punya 4 jari. Kalau 2 atau 3 putus maka itu kita tidak terima. Karena orang makan di restoran saat disajikan maunya utuh,’’ terangnya.
Disinggung suka duka dalam bisnis kepiting ini, Budi Sutiono mengaku jika kepiting yang dikirim dan saat tiba di tempat tujuan banyak yang mati. ‘’Kalau banyak yang mati, apalagi kalau sudah busuk, kita pasti rugi,’’ tambahnya. (*/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Di balik lembaran berkas perkara yang menumpuk, ada kisah-kisah pilu tentang biduk rumah tangga yang…
Kepolisian Resor (Polres) Mimika tengah menyelidiki kasus penganiayaan berat yang menimpa seorang petugas keamanan swasta…
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua selaku Kepala Operasi (Kaops) Sikat Cartenz 2026, Kombes Pol…
elayanan kesehatan di daerah pedalaman Mimika masih menghadapi tantangan berat akibat keterbatasan fasilitas dan kebijakan…
Pertemuan tersebut membahas rencana pembukaan dan pengembangan lahan pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan…
Kepala SMA Negeri 1 Sentani, Kelasina Yanggroseray, meminta para orang tua siswa memahami keterbatasan daya…