Categories: FEATURES

Empat Dekade Bertahan di Tengah Bara, Menyalakan Harapan Bagi Buah Hati

Kisah Marnis Bertahan yang Menghidupi Tujuh Anak dari Batu Bara Bakar

Pagi itu, asap tipis telah hilang dari tumpukan batu bara yang dibakar di Kelurahan Pagambiran Ampalu Nan XX, Kecamatan Lubukbegalung, Kota Padang. Di antara arang batu bara tersebut, jari-jari Marnis. Wanita 60 tahun yang mulai mengeriput tampak masih begitu cekatan.

Laporan: Endang Pribadi

Satu per satu batu bara yang telah terbakar dipilahnya, lalu dimasukkan ke dalam karung yang telah disiapkan. Aktivitas itu dimulainya sejak pukul 07.30 WIB, Senin (5/10). Tak semua batu bara langsung dimasukkan ke dalam karung. Dengan teliti, Marnis memeriksa tingkat kematangannya. Batu bara yang belum terbakar sempurna disisihkan untuk kembali dibakar. Baginya, bara yang matang sempurna menentukan kualitas produk yang akan digunakan para perajin pandai besi.

Setelah proses pembakaran selesai, batu bara tersebut dijual dengan harga sekitar Rp50 ribu hingga Rp80 ribu per karung. Empat puluh tahun bukan waktu yang sebentar untuk menjalani pekerjaan yang sama. Namun, bagi Marnis, tumpukan batu bara bukan sekadar bahan bakar untuk pandai besi. Dari usaha itulah ia bertahan membesarkan tujuh anak, terutama setelah suaminya meninggal dunia.

Peluh dan panas dari pembakaran batu bara menjadi bagian dari perjalanan panjangnya mengantarkan anak-anaknya hingga mampu meraih gelar sarjana. “Batu bara ini saya jual Rp50 ribu sampai Rp80 ribu sekarung. Batu bara yang telah masak ini dibutuhkan untuk usaha pandai besi,” ujar Marnis sembari kembali memilah batu bara yang telah dibakarnya.

Perjalanan usaha Marnis bermula ketika kereta api pengangkut batu bara dari Sawahlunto masih aktif melintasi jalur menuju Pelabuhan Teluk Bayur. Saat itu, ia memanfaatkan batu bara yang tercecer dari gerbong maupun yang tersisa di sekitar tempat pengumpulan di kawasan pelabuhan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

“Jangan Cuma Omon-Omon, Prabowo Harus Ambil Langkah Konkret Soal Karhutla”

  Anthon mendesak Presiden Prabowo Subianto turun tangan langsung dan meminta Kapolri mengambil langkah hukum…

15 hours ago

Dinkes Jayawijaya Keluarkan Edaran kepada Masyarakat Terkait penggunaan Masker

Plt Kepala Dinas Kesehatan Esau Rudianto Aibesa, S.KM. M.Kes menyatakan Dinas Kesehatan menyarankan masyarakat menggunakan…

19 hours ago

6 Hektare Lahan di Distrik Wesaput Terbakar, Ada Unsur Kesengajaan?

Kebakaran tersebut dipicu dari vegetasi tumbuhan yang mengering karena musim kemarau. Penanganan Karhutla tersebut telah…

20 hours ago

Stok Beras Menipis, Bulog Merauke Datangkan 5.000 Ton

Pimpinan Cabang Bulog Merauke, Fajar Muhammad Dirgantara, menjelaskan,  dari total beras yang didatangkan tersebut, sekitar…

21 hours ago

Polres Mimika dan Nabire Diusulkan Naik Status Jadi Polresta

Polda Papua Tengah resmi mengusulkan peningkatan status Polres Nabire dan Polres Mimika dari Kepolisian Resor…

22 hours ago

Jalur Laut Perbatasan RI-PNG Rawan Penyelundupan

   Komandan Kodaeral X, Mayjen TNI (Mar) Sugianto,  mengungkapkan bahwa  penangkapan pertama terjadi pada Selasa,…

23 hours ago