Categories: FEATURES

Dari Bangku Kuliah ke Kebun Tomat, Rio Yahuli Menemukan Jalan Hidupnya

Ngobrol dengan Pemuda Asal Yahukimo, Pemilik Kebun Tomat di Angkasa

Gelar sarjana tidak selalu membawa seseorang ke ruang kantor. Bagi Rio Yahuli, masa depan justru tumbuh di antara tanaman tomat yang dirawatnya di kawasan Angkasa, Jayapura Utara. Berbekal kebiasaan berkebun sejak kecil, pemuda asal Yahukimo ini memilih bertani dan membuktikan bahwa tanah yang dikelola dengan tekun bisa menjadi sumber penghidupan.

Laporan: Elfira_ Jayapura

Setiap pagi beraktifitas di kebun kecil kawasan Angkasa, Distrik Jayapura Utara, menjadi bagian dari perjalanan Rio Yahuli menata masa depannya. Di atas lahan seluas 300 meter persegi, pemuda berusia 27 tahun itu menaruh harapan pada tanaman tomat yang tumbuh dan dirawatnya dengan tekun.

  Di tengah pilihan pekerjaan yang kerap dikaitkan dengan gelar sarjana, Rio justru mengambil jalan berbeda. Setelah menyelesaikan pendidikan S1 Ilmu Pemerintahan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Yapis Papua (Uniyap), ia memilih mengembangkan kebun.

  Bagi sebagian orang, bertani mungkin dianggap pekerjaan yang jauh dari dunia akademik yang pernah ditekuninya. Namun, bagi Rio, tanah bukan sesuatu yang asing. Sejak kecil, ia telah terbiasa mengikuti orang tuanya berkebun. Kebiasaan itu melekat, bahkan ketika ia harus membagi waktu antara membantu keluarga dan menempuh pendidikan hingga meraih gelar sarjana.

  Kini, pengalaman masa kecil tersebut menjadi bekal untuk membangun usaha pertanian sendiri. Di lahan Angkasa, Rio berfokus menanam tomat varietas Tison. Di lahan lainnya, ia juga membudidayakan cabai.

  Rio, yang akrab disapa Narga, mengaku awalnya hanya mencoba menanam tomat karena hobi. Ia belajar sedikit demi sedikit, memahami cara merawat tanaman, hingga akhirnya melihat hasil dari usahanya.

  “Awalnya saya hanya hobi menanam tomat. Setelah mulai menguasai ilmunya dan ternyata bisa, saya semakin semangat untuk menanam tomat dalam jumlah lebih banyak,” tuturnya, saat ditemui Cenderawasih Pos di kebun miliknya, Kamis (8/10).

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Recent Posts

“Jangan Cuma Omon-Omon, Prabowo Harus Ambil Langkah Konkret Soal Karhutla”

  Anthon mendesak Presiden Prabowo Subianto turun tangan langsung dan meminta Kapolri mengambil langkah hukum…

7 hours ago

Dinkes Jayawijaya Keluarkan Edaran kepada Masyarakat Terkait penggunaan Masker

Plt Kepala Dinas Kesehatan Esau Rudianto Aibesa, S.KM. M.Kes menyatakan Dinas Kesehatan menyarankan masyarakat menggunakan…

11 hours ago

6 Hektare Lahan di Distrik Wesaput Terbakar, Ada Unsur Kesengajaan?

Kebakaran tersebut dipicu dari vegetasi tumbuhan yang mengering karena musim kemarau. Penanganan Karhutla tersebut telah…

12 hours ago

Stok Beras Menipis, Bulog Merauke Datangkan 5.000 Ton

Pimpinan Cabang Bulog Merauke, Fajar Muhammad Dirgantara, menjelaskan,  dari total beras yang didatangkan tersebut, sekitar…

13 hours ago

Polres Mimika dan Nabire Diusulkan Naik Status Jadi Polresta

Polda Papua Tengah resmi mengusulkan peningkatan status Polres Nabire dan Polres Mimika dari Kepolisian Resor…

14 hours ago

Jalur Laut Perbatasan RI-PNG Rawan Penyelundupan

   Komandan Kodaeral X, Mayjen TNI (Mar) Sugianto,  mengungkapkan bahwa  penangkapan pertama terjadi pada Selasa,…

15 hours ago