Categories: FEATURES

Jangankan Jemaah Indonesia, Jemaah Afghanistan pun Dibantu

   Saat di Nabawi, Asep sempat mendapati seorang jemaah mengalami stroke. ”Saya lari minta bantuan petugas di sektor khusus (seksus). Lalu, kami bersama-sama membopong beliau untuk mendapat perawatan pertama dari tim kesehatan,” katanya.

  Demikian pula Hikmah. Beberapa kali dia bertemu jemaah sakit. Misalnya, saat berada di area Jamarat, Mina, tempat lempar jumrah.

Dia mendapati seorang jemaah yang duduk diam. Rupanya, dia mengalami kelelahan luar biasa. ”Saya refleks memberi suplemen dan makanan. Lalu, memijiti kakinya. Alhamdulillah, 15 menit kemudian sudah segar,” katanya.

   Para petugas haji Indonesia juga kerap membantu jemaah dari negara lain. Salah satunya saat dia bersama empat rekannya mengevakuasi seorang jemaah asal Afghanistan yang tertinggal rombongannya hampir seharian di Nabawi.

  ”Sempat terkendala bahasa, tapi akhirnya jemaah itu berhasil kami antar ke unit emergensi di Nabawi. Alhamdulillah, tak lama kemudian dia sudah bisa terhubung dengan rombongannya,” katanya.

  Para petugas haji yang mendampingi langsung para jemaah juga tak kalah berat. Ibarat kata, mereka harus bisa menjawab apa saja yang ditanyakan maupun diperlukan jemaah.

Zainal Muttaqin, salah seorang personel PPIH Arab Saudi yang bertugas mendampingi jemaah lansia maupun sakit melaksanakan safari wukuf selama di Arafah, mengalaminya.

   Terutama soal keabsahan safari wukuf. ”Dan kami semua harus bisa memberi jawaban dengan ilustrasi yang mudah. Agar bisa menenangkan mereka,” katanya.

  Tak hanya itu, Zaenal dan para pendamping safari wukuf juga beberapa kali ikut membantu pemenuhan urusan harian para jemaah. Salah satunya, dia ikut merawat seorang jemaah yang mengalami stroke dan tidak didampingi keluarga.

  ”Karena kesulitan bergerak, kami ikut membimbing gerakan salat sambil berbaring,” katanya.

Perjuangan para petugas haji di sektor transportasi juga tak kalah berat. Salah satu yang paling diingat Asep Edwin, petugas transportasi PPIH Arab Saudi daerah kerja Madinah, kepolosan para jemaah.

  Dia pernah dihampiri seorang jemaah yang kebingungan karena merasa belum menerima kunci kamar. ”Padahal, kuncinya sudah dibawa, tapi dalam bentuk kartu,” katanya. (*/c6/ttg)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

74 BTS di Keerom Sudah Mengudara

Akses telekomunikasi di wilayah pelosok Kabupaten Keerom kini semakin terbuka lebar. Sebanyak 74 Base Transceiver…

1 day ago

OPD Diminta Rampungkan RKPD dan RKA Tepat Waktu

Dalam arahannya, Noak Wasanggai menegaskan agar seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah…

1 day ago

OPD Diminta Maksimalkan Target PAD

Ia menegaskan bahwa arahan tersebut harus menjadi pedoman bagi para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah…

1 day ago

Indentifikasi Jalur Penyelundupan hingga Dugaan Keterlibatan Oknum Petugas

  Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk deteksi dini guna mengantisipasi maraknya upaya penyelundupan barang…

2 days ago

ABR: Jangan Salah Gunakan Bantuan Pemerintah!

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., memberikan peringatan keras kepada seluruh aparat kelurahan…

2 days ago

Fenomena El Nino,  79 Kampung di Dogiyai Terdampak

Ketergantungan warga terhadap pertanian subsisten membuat kerusakan tanaman holtikultura berpotensi mengganggu ketersediaan pangan keluarga

2 days ago