Categories: FEATURES

Berkumpul dan Bercerita Tentang Kegelisahan, Tantangan, Perjuangan dan Hidup

Ketika Hari Perempuan Internasional Digarap Para Wanita Kreatif di Kota Jayapura

Hari perempuan internasional  yang diperingati setiap 8 Maret mendorong sejumlah wanita kreatif berkumpul. Mereka merajut cerita inspitarif lewat versi masing-masing. Apa yang terungkap.

Laporan: Jimianus Karlodi – Jayapura

Dalam memperingati hari perempuan sedunia atau International Women’s Day (IWD) ke-112 tahun yang diperingati setiap, 8 Maret. Komunitas Pembuat Film Imaji Papua dan Rumah Bakau mengelar diskusi Perempuan Punya Cerita, Jumat (7/3) Sore di Rumah Bakau distrik Jayapura Selatan.

Diskusi mengangkat topik “Perempuan Punya Cerita” dengan tujuan untuk merefleksikan kegelisahan, tantangan dan perjuangan hidup perempuan, serta keberanian untuk menampilkan versi terbaik dari diri mereka masing-masing.

Head of Imaji Papua, Yulika Anastasia, selaku inisiator kegiatan  mengatakan bahwa diskusi tersebut merupakan sebuah dialektika tentang setiap perempuan tanpa memandang latar belakang dan label serta tidak melihat seberapa jauh pencapaiannya.

Ungkapnya melalui diskusi ini ia berharap dapat menumbuhkan rasa solidaritas diantara sesama Perempuan untuk saling mendukung dan menguatkan sehingga secara langsung maupun tidak langsung kaum perempuan memberikan kontribusi terhadap pembangunan.

“Mari kita bangun budaya saling mengapresiasi, sudah waktunya perempuan mendukung perempuan lainnya. Mari kita rayakan keberanian dan semangat juang perempuan,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos.

Dari pantauan Cenderawasih Pos dilokasi, diskusi inspiratif yang diselenggarakan di Rumah Bakau tersebut dihadiri oleh beberapa perempuan inspiratif sebagai narasumber yang datang dari berbagai latar belakang berbeda seperti, Deli Lusyana Watak (Ketua Komisi D DPRK Kota Jayapura), Pretty Syull Rogi (Penulis dan Fashion Desainer dari Kota Wamena), Lusy Sampari Umbora (Fashion Desainer & Pengrajin UMKM), Jeane Marien (Desainer Grafis dan Ilustrator), Nunung Kusmiaty (Jurnalis) dan Rina Djafar (Pegiat Lingkungan).

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Recent Posts

Penyelundupan Vanili dan Pakaian Bekas Senilai Rp1,5 Miliar Digagalkan

"Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan vanili kualitas super asal PNG sebanyak tujuh koli dengan total…

4 hours ago

Rumah Tenaga Medis hingga Jalan Jadi Aspirasi Warga Mamberamo Raya

Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…

5 hours ago

Komnas HAM: Itu Kejahatan Serius!

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…

6 hours ago

Korban Hanyut Kali Uwe Capai 23 Orang yang Ditemukan

Upaya pencarian terhadap korban yang hanyut di Kali Uwe beberapa waktu lalu belum usai. Di…

7 hours ago

Utamakan Kelompok Rentan, Berikan Trauma Healing Bagi Anak-anak

Menyikapi krisis kemanusiaan ini, Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya bergerak cepat mengambil peran ganda tidak hanya…

8 hours ago

Didemo Ratusan Jemaat, Pembangunan Dermaga Satrol Dihentikan

Komandan Kodaeral X Jayapura, Mayjen TNI (Mar) Sugianto, secara tegas menyatakan penghentian rencana pembangunan Dermaga…

9 hours ago