Categories: FEATURES

Biaya Pendakian Bisa Lebih Rp 100 Juta, “Serangan” Kerap Muncul Tanpa Diduga

Ferdinan sendiri memiliki keinginan yang sama yakni bisa muncak hingga ke Puncak Cartenz. Hanya saja diakui ini cukup sulit mengingat banyak hal yang jadi kendala. Selain biaya yang sangat mahal, ternyata proses perijinan juga jadi pertimbangan. Perijinan ini akan dikaitkan dengan keamanan daerah.

Jika situasi tak kondusif maka dipastikan ijin tidak akan dikeluarkan. Untuk menaiki puncak Carstensz, para pendaki harus mendapatkan izin atau rekomendasi dari aparat kepolisian. Hal ini tertuang dalam surat Nomor: PG.20/T.27/HMS.2.8/B/04/2024 yang dikeluarkan Balai Taman Nasional Lorentz sebagai pengelola Cartenz di Wamena pada 19 April 2024.

Pendaki juga diminta oleh pengelola Carstensz supaya menggunakan jasa trekking organizer yang memiliki izin resmi atau didampingi oleh pemandu gunung profesional. Disamping itu, pendaki gunung juga harus komitmen menjaga kebersihan dan mengikuti standar operasional  prosedur (SOP) Balai Taman Nasional Lorentz.

Selain itu, pendakian ke Puncak Cartenz juga memerlukan keterampilan teknis yang baik, terutama saat melewati medan yang sulit. Pendaki harus bisa menggunakan peralatan pendakian dengan benar dan memiliki pengetahuan tentang teknik mendaki yang aman. Oleh karena itu, bagi pendaki pemula, sangat disarankan untuk mendaki bersama tim yang berpengalaman.

Di samping Puncak Cartenz, terdapat beberapa puncak lain di Pegunungan Jayawijaya yang juga menarik untuk dijelajahi, seperti Puncak Jayadikesuma dan Ndugundugu. “Fiersa Besari sebenarnya sudah muncak sejak tahun 2024 lalu namun karena keamanan akhirnya tertunda dan itu menjadi satu kendala bagi para pendaki juga,” beber Ferdinan.

Beberapa artikel berhasil dirangkum Cenderawasih Pos terkait pendakian Caretnz. Gunung setinggi 4.884 mdpl tersebut termasuk dalam Pegunungan Barisan Sudirman, Papua Tengah.Gunung Carstenz memiliki tiga puncak, yakni Puncak Jayakesuma 4.884 meter, Puncak Trikora setinggi 4.730 meter, dan Puncak Mandala setinggi 4.640 meter. Karena puncak Carstensz menyerupai piramida batu, orang menyebutnya sebagai Carstenz Pyramid.

Dari tiga puncak Gunung Carstensz, Puncak Jayakesuma atau sering disingkat Puncak Jaya adalah yang tertinggi. Orang asli Papua menyebut Puncak Jaya alias Carstenzs Pyramid sebagai Nduga-Nduga. Puncak Jaya sangat terkenal di dunia pendakian karena menjadi salah satu dari world seven summits atau puncak-puncak tertinggi dunia yang mewakili setiap benua.

World Seven Summits terdiri dari Kilimanjaro di Afrika, Gunung Elbrus di Eropa, Denali di Amerika Utara, Gunung Aconcagua di Amerika Selatan, Everest di Asia, Vinson Massif di Antartika, Kosciuszko di Australia, dan Puncak Jaya yang mewakili Oseania. Puncak Jaya adalah salah satu gunung di daerah tropis yang memiliki gletser atau salju abadi.

Page: 1 2 3 4 5

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Jelang 1 Desember, Masyarakat Diminta Beraktivitas Seperti Biasa

Wakapolres Jayawijaya Kompol F.D. Tamaila menyatakan agenda 1 Desember yang menjadi perhatian semua pihak saat…

1 day ago

Bupati Sampaikan Jawaban atas Laporan dan Anggaran Dewan dalam Paripurna III

Bupati menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi program yang menyentuh kebutuhan…

1 day ago

Bupati Jayapura Beri Peringatan Tegas kepada Pengembang Perumahan

Dalam tiga hari terakhir, Bupati Yunus Wonda turun langsung meninjau lokasi-lokasi yang terdampak banjir. Dari…

1 day ago

Komnas HAM Desak Pemkab Waropen Segera Buat Perda Masyarakat Adat

“Forum ini menjadi strategis karena pemerintah daerah menyadari tanggung jawabnya untuk memberikan ruang bagi masyarakat…

1 day ago

Akan Maksimalkan Pelayanan Kesehatan di Sarmi

Pemerintah Kabupaten Sarmi di bawah pimpinan Bupati Sarmi Dominggus Catue dan Hj.Jumriati bertekad untuk memperbaiki…

1 day ago

Jayapura hingga Sarmi Siaga Banjir!

“Kita sudah sampaikan ke semua BPBD kabupaten/kota untuk tetap waspada, sekaligus meminta mereka untuk menyampaikan…

1 day ago