Melalui kegiatan tersebut, YJI Papua mendorong masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan jantung dan menjadikan pemeriksaan kesehatan serta pola hidup sehat sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Nur Wulan Uswatun Khasanah, menerangkan jumlah kasus penyakit jantung yang dilayani BPJS Kesehatan. Tahun 2024, tercatat sebanyak 34.305 kasus jantung. Jumlah tersebut meningkat menjadi 39.547 kasus pada 2025. Sementara hingga 31 Juli 2026, tercatat sebanyak 24.280 kasus.
Untuk biaya verifikasi, pada 2024 mencapai Rp36,016 miliar. Kemudian pada 2025 sebesar Rp38,3 miliar, sedangkan hingga 31 Juli 2026 mencapai Rp21,2 miliar. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Menyikapi laporan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke meminta Dinas Kesehatan segera melakukan pengecekan untuk mengetahui…
"Air bersih kita ada dari sumur bor, bantuan Balai Wilayah Sungai (BWS), serta pasokan…
Perubahan filosofi ini ditandai dengan penambahan satu suku kata baru guna merepresentasikan dan mengakomodir…
Kondisi kekeringan yang terjadi akibat fenomena El Nino menjadi perhatian dalam pengelolaan Hutan Konservasi Kali…
Jejak duka sebenarnya sudah tercium sejak Selasa dini hari, sekitar pukul 02.00 WIT. Beberapa penghuni…
Temuan senjata tajam ini terungkap saat petugas menggelar pemeriksaan rutin terhadap barang bawaan penumpang yang…