

Antrean truk yang hendak mengisi BBM jenis Solar di salah satu SPBU di Abepura, Senin (28/3) (FOTO: Yohana/Cepos)
BBM Subsidi Sejak Awal Sudah Dipotong
JAYAPURA – Terkait dengan antrean BBM jenis solar yang terjadi di Kota Jayapura dan sekitarnya sempat mendapat tanggapan serius dari DPRD Kota Jayapura yang prihatin terhadap situasi kelangkaan Solar di Kota Jayapura.
DPRD Kota Jayapura, mengharapkan agar pihak pengelola SPBU dan Pertamina bisa memperhatikan kondisi tersebut.
Sementara itu Unit Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina MOR VIII Edi Mangun menyampaikan secara Nasional kuota BBM subsidi sudah di potong diawal secara nasional 20%.
“Kondisi Saat ini sampai dengan Maret 2022 penyaluran BBM Subsidi sudah over 11% utuk itu kalo kita tidak menjaga penyaluran maka sebelum akhir tahun BBM Subsidi dapat dipastikan bakal sudah minus kondisi ini lebih berbahaya terutama bagi para penerima BBM Subsidi,” katanya kepada Cenderawasih Pos, Senin (28/3) kemarin.
Diakuinya, antrean solar subsidi tersebut memang terjadi karena kondisi BBM Subsidi sudah dipotong dan pihak SPBU juga menjaga agar penyaluran BBM Subsidi tersebut dengan baik.
“Kami berharap ,Kondisi ini bisa ditindaklanjuti dengan pengawasan bersama dengan teman-teman aparat penegak hukum dan pemerintah daerah terutama dalam hal menertibkan oknum-oknum yang tidak berhak menggunakan BBM Subsidi,” tambahnya. (ana/gin)
Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…
Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…
Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …
Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…