

Penjual kursi rotan di Entrop, Fahrul saat memperlihatkan kursi rotan yang dijualnya, Rabu (25/6). Permintaan kursi rotan menurun seiring adanya kursi sofa buatan pabrik. (foto:Priyadi/Cepos)
JAYAPURA – Kehadiran sofa buatan pabrik secara tidak langsung mempengaruhi omzet penjualan kursi rotan di Kota Jayapura. Hal ini sebagaimana keluhan dari beberapa penjual kursi rotan.
Salah satu penjual kursi rotan Rofa di Entrop, Fahrul mengaku dalam sebulan hanya dua set kursi rotan yang terjual di tempatnya. Adapun harga kursi rotan per setnya dijual dengan Rp 2,6 juta.
“Penjualan kursi rotan tidak seperti dulu seiring dengan adanya kursi sofa buatan pabrik. Dan rata-rata, pembelian paling banyak pada saat menjelang hari raya keagamaan seperti Natal, dan Idulfitri,” terangnya, Rabu (25/6).
Kata Fahrul, saat ini, segmen pembeli adalah ibu rumah tangga dan instansi pemerintahan. Meski begitu, ia tetap optimis dalam berjualan kursi rotan dan sofa buatan lokal, karena ini usaha yang sudah ditekuninya sejak lama.
Dan di tengah gempuran media sosial, Fahrul tetap memilih berjualan secara konvensional yaitu menunggu pembeli datang.
“Saya berjualan menunggu pembeli yang datang, jika benar-benar mau beli maka kami langsung antarkan,”ucapnya.
Page: 1 2
Pada tahun 2024, jumlah masyarakat yang menjalani tes malaria sebanyak 358.589 orang dengan temuan kasus…
Erick Ohee menilai aksi pemalangan tersebut merupakan bentuk kekecewaan masyarakat yang menuntut hak mereka agar…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil melalui Kapolsek Kawasan Bandara Sentani Iptu…
Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura, Yusuf Yambe Yabdi, mengatakan pada tahun ini terdapat beberapa proyek…
Koordinator Jurnalis Kabupaten Jayapura sekaligus Ketua FJPI Papua, Kornelia Mudumi mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk…
General Manager Bandara Internasional Sentani Jayapura, I Nyoman Noer Rohim, mengatakan, dalam program ini, manajemen…