

JAYAPURA – Menghadapi Hari Raya Idul Fitri, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai likuiditas perbankan di Papua baik itu bank umum maupun BPR di Papua cukup kuat.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan Papua dan Papua Barat, Adolf Simanjuntak mengatakan, khusus untuk menghadapi hari raya keagamaan yang harus diperhatikan setiap perbankan adalah likuiditas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Setiap perbankan pastinya sudah mengetahui berapa kebutuhan uang yang akan disiapkan setiap kali memasuki hari raya, dan kesiapan yang dilakukan perbankan pastinya setiap tahunnya meningkat. Hal tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
‘’Kami pastikan untuk menghadapi hari raya semua perbankan sudah siap. Berdasarkan pemantauan kami, jika likuiditas dari perbankan itu kurang atau cash rationya kurang, pasti sudah kami beritahu terselebih dahulu,” kata Adolf kepada Cenderawasih Poa, Sabtu (25/5).
Diakuinya, kesiapan uang tunai untuk menjaga likuiditas perbankan dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri pastinya telah dilakukan perbankan dengan Bank Indonesia. Pihaknya hanya melihat sejauh mana kekuatan perbankan untuk memenuhi dana masyarakat.
“Jangan sampai kesiapan perbankan tidak mencukupi, sehingga pada saat masyarakat ingin menarik uangnya dalam jumlah besar, tidak bisa dipenuhi oleh perbankan. Dari pantauan kami, perbankan di Papua memiliki kinerja yang sangat bagus karena modal yang dimiliki cukup, terutama dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri,” jelasnya.
Diakuinya, untuk memastikan kondisi perbankan di Papua dalam posisi yang sangat aman, pihaknya setiap bulan melakukan pemantauan secara langsung. Selain itu juga terus menjalin komunikasi dengan setiap perbankan dan lembaga jasa keuangan yang ada di Papua. (ana/ary)
Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…
Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…
“Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…
Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…
Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…