

Seorang sales Hyundai saat menunjukan produk terbarunya yang baru dirilis baru-baru ini, yaitu Hyundai Stargazer, Jumat (23/9) kemarin. (FOTO:Yohana/Cepos)
JAYAPURA – Hyundai merupakan sebuah perusahaan otomotif yang baru hadir di Kota Jayapura, Hyundai sendiri merupakan perusahaan global yang bergerak dibidang konstruksi, baja, mobil dan lain-lain.
Superbisor Sales Hyundai Jayapura, Ria Caroline Sandewa menjelaskan Hyundai sendiri baru meluncurkan produk barunya yaitu mobil Stargazer yang baru dilauncing pada 11 Agustus lalu.
“Stargazer ini merupakan mobil yang diperuntukan buat keluarga, jadi kita namai Bintang Baru Keluarga, dimana jika dilihat dari segi bodynya, interiornya memang lebih kepada kelas menengah kebawa,”Katanya kepada Cenderawasih Pos, Jumat (23/9) kemarin.
Pihaknya menargetkan mobil tersebut juga bisa digunakan untuk kalangan rental dan untuk fitur-fiturnya tidak kalah menarik dengan mobil Creta salah satu produk Hyundai sehingga sangat digemari oleh masyarakat.
“Dimana Stargazer telah dilengkapi dengan teknologi konektivitas Hyundai Bluelink, sebuah platform yang memudahkan pengecekan informasi penting tentang mobil anda. Terhubung dengan call center Hyundai 7 x 24 jam saat terjadi kondisi darurat untuk segera memberikan pertolongan,”Jelasnya.
Diakuinya, mobil ini memiliki 4 type serta merupakan mobil manual dan metic, harganya juga sangat kompetitif untuk kelas mobol dengan fitur-fitur yang canggih, serta irit dalam penggunaan bahan bakar.
Lanjutnya, mobil ini juga memiliki ruang yang luas, dilengkapi 7 tempat duduk, nyaman untuk digunakan bagi keluarga.
“Hyundai Stargazer ini dipublis dengan harga Rp 261 jutaan – Rp 331 jutaan, belum ada kenaikan harga dan saat ini yang suda melakukan pemesanan SPK sebanyak 5 konsumen dan yang sudah berkendara dijalan sebanyak 3 unit dan masyarakat semakin mencintai Hyndai,”Pungkasnya.(ana/gin)
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…