Suasana penjualan noken di FDS tampak sepi pengunjung, Jumat (21/6) kemarin. (foto: Yohana/Cepos)
SENTANI – Meski pelaksanaan FDS telah berlangsung selama tiga hari, para penjual masih mengeluh jualannya tidak banyak dibeli karena sepi pengunjung.
Seperti yang disampaikan Novela penjual souvenir di FDS, bahwa banyak hal yang harus diperbaiki, khususnya konsep FDS itu sendiri.
“Kalau dulu FDS banyak pengunjung karena hampir semua kampung di Kabupaten Jayapura dilibatkan, khususnya dalam mengisi tarian rakyat masing-masing, sekarang malah lagu-lagu acara saja yang ada, sehingga masyarakat secara otomatis berkurang datang ke FDS, “ujarnya kepada Cenderawasih Pos, Jumat (21/6) kemarin.
“Dengan melibatkan kampung-kampung otomatis, banyak masyarakat dari kampung yang ikut nonton, jadi secara otomatis jualan kami juga banyak yang dibeli, mulai dari minuman dingin, keripik dan makanan ringan lainnya,’’tandasnya. (ana/ary)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Gubernur Papua, Matius D Fakhiri meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak menahan Pendapatan…
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, mengatakan kebutuhan susu bagi balita menjadi salah…
Rustan menjelaskan, setelah menerima laporan tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua, Christian Sohilait, mengatakan bantuan yang disalurkan telah disesuaikan dengan kebutuhan…
Pemerintah Kota Jayapura memperkuat penanganan pascakebakaran yang melanda kawasan Dok V, Kelurahan Mandala, dengan melibatkan…
Gubernur Papua, Matius D Fakhiri mengatakan, pembayaran TPP tersebut telah disiapkan dan anggarannya dipastikan…