

Pengusaha Kopi Wamena Lemeus Gombo ketika menjemur kopi yang dibelinya dari petani masyarakat Jayawijaya, Jumat (20/5) ( FOTO: Kadin For Cepos)
JAYAPURA-Pengusaha Kopi Wamena, Lemeus Gombo yang juga sebagai pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Jayawijaya, bertekad untuk meningkatkan kesejahteraan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terkhusus petani kopi di wilayah pegunungan tengah Papua.
‘’Untuk meningkatkan usaha masyarakat lokal, serta komoditi kopi Pegunungan Tengah yang unggul, Pengurus Kadin Jayawijaya bersama petani kopi di 10 Kabupaten Wilayah Lapago siap mendampingi Seluruh Petani Kopi untuk mewujudkan kesejahteraan Masyarakat bekerjasama dengan PT. Kopi Papua Sejahtra,’’ Kata Lemeus melalui rilis yang diterima Cenderawasih Pos, Jumat (20/5)
Saat ini lanjut Lemeus, Kadin Jayawijaya sedang membantu petani kopi di 10 Distrik di Jayawijaya, satu diantaranya menjadi Distrik percontohan yaitu Distrik Bripi.
‘’Saat ini kami mulai dari Distrik Bripi, dimana tujuh kampung yang ada, hasil panen kopinya kita jadikan sebagai sampel,’’ ujarnya.
Menurut Lemeus, pihaknya siap untuk mendampingi petani kopi yang ada di wilayah pegunungan tengah untuk mendorong produktivitas, kualitas dan pemasaran kopi.
‘’kami juga siap mendampingi petani kopi yang ada pada 40 Distrik di Kabupaten Jayawijaya dalam hal industri dan pemasaran,’’ Imbunya.
Sementara pendiri Kopi Papua Sejahtera, Fadholi Karim mengakui jika saat ini pihaknya bukan hanya mengambil hasil kopi dari petani Jayawijaya tapi dari semua daerah di Pegunungan Tengah Papua.
Untuk hasil kopi sendiri telah banyak dipasarkan ke sejumlah daerah khususnya di Papua dan juga di luar Papua.
‘’Di Papua sendiri kebanyakan di Kota Jayapura, dan beberapa wilayah lain di luar Jayapura, sedangkan untuk luar Papua yaitu, Jakarta, Yogyakarta dan Surabaya,’’ Pungkasnya.(CR-267/gin)
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, Kombes Pol Rommy Sebastian, menjelaskan bahwa korban selamat bernama Agnes…
Di berbagai wilayah Papua, tantangan pendidikan masih menjadi perhatian, mulai dari keterbatasan akses pendidikan tinggi…
Dikatakan, untuk LPG 12 kg dijual dengan harga Rp 410.000. Sementara untuk LPG ukuran 5,5…
Media sosial Rabu (10/6) siang kemarin dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dugaan menu…
Pejabat Sementara Kasubdit Patroli Polairud Polda Papua, AKP Wilston Latuasan, menegaskan bahwa menjaga kelestarian ekosistem…
Pertamina Patra Niaga mengungkap alasan di balik kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis…