

JAYAPURA – Menyikapi pola konsumsi masyarakat semenjak masa pandemi Covid-19 yang lebih banyak memanfaatkan belanja online, Kantor Pos menjalin kerja sama dengan pihak Mal Jayapura, khususnya tenant-tenant yang ada di Mal Jayapura.
Seperti halnya yang dilakukan Kantor Pos Jayapura dengan Dpt. Store Matahari, yang bekerjasama dalam hal pengantaran barang kepada konsumen.
Kepala Kantor Pos Jayapura, Alex Nitalesy mengatakan, dalam kerjasama ini, Kantor Pos sebagai kurir pengantaran pesanan pelanggan Matahari yang melakukan pesan online.
“Kami layani pengantaran Wilayah Jayapura, Abepura sampai Sentani, Tarif pengiriman Rp 12 ribu per kg ke semua tujuan Jayapura, Abepura dan Sentani. Semua ini kami lakukan guna menjawab kebutuhan masyarakat saat ini,” terangnya kepada Cenderawasih Pos, Sabtu (13/6) kemarin.
Diakuinya, saat ini yang sudah kerja sama dengan pihak Kantor Pos adalah Matahari dan Toko Sepatu Payless. Sementara yang sedang pihaknya jajaki kerja sama yaitu Hijab Nobby dan beberapa outlet lainnya.
“Nantinya kami akan menggunakan layanan Q9 untuk dapat konsumen gunakan pada saat melakukan pembayaran, dimana pembayaran juga dapat dilakukan COD atau bisa bayar di tempat, sehingga konsumen lebih mudah dan lebih nyaman saat bertransaksi,” jelasnya.
Saat ini pihaknya lebih banyak memanfaatkan peluang bisnis yang ada dengan menjalin kerja sama dalam hal peningkatan kinerja ekonomi yang ada di Kota Jayapura. Khususnya dengan adanya PSBB aktivitas masyarakat lebih banyak dilakukan dari rumah dengan memanfaatkan pembelanjaan online. (ana/ary)
Berada di tapal batas Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Puncak…
Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengatakan penyusunan usulan dilakukan mengacu pada kriteria penggunaan…
Menurut Lunanka, penguatan budidaya menjadi langkah penting untuk memastikan ketersediaan sagu dalam jangka panjang, sekaligus…
Menariknya, Aryoko juga meminta para jamaah untuk mendoakan Provinsi Papua, agar pembangunan di Papua bisa…
“Jadi itu kan nilai proyek pembangunan fisik, sebenarnya di angka Rp 1,6 miliar anggarannya. Kenapa…
Dalam pidatonya yang disiarkan melalui kanal YouTube Borobudur Hukum Channel, Megawati menyoroti kondisi penegakan hukum…