

Kepala BPS Kota Jayapura, Sugiyanto (foto:Mboik/Cepos)
JAYAPURA-Awal 2025 sejumlah komoditas yang beredar di pasaran di Kota Jayapura mengalami deflasi atau penurunan harga. Untuk dipahami deflasi adalah kondisi penurunan harga barang dan jasa secara terus-menerus dalam jangka waktu tertentu. Deflasi merupakan kebalikan dari inflasi, yaitu kenaikan harga barang dan jasa secara terus-menerus.
Kepala Badan Pusat Statistik kota Jayapura, Sugiyanto menjelaskan ada beberapa komoditas yang mengalami deflasi. “Jadi harga barang di kota Jayapura di awal 2025 ini mengalami deflasi. Sejak Desember sampai Januari itu harga-harga barang turun,”ujar Sugiyanto Selasa (11/2).
Lalu dibandingkan pada periode Desember Januari di tahun 2023-2024, inflasinya rendah 0,60%, artinya harga-harga di Kota Jayapura terkendali. Kemudian kalau dibandingkan dengan harga rata-rata nasional deflasi di Desember 2024 lalu sebesar -0,76, sementara di Kota Jayapura deflasi -1,13. “Tingkat deflasi di kota Jayapura lebih tinggi jika dibanding secara rata-rata tingkat nasional,”ujarnya.
Ada beberapa komoditas tertinggi yang menyebabkan terjadinya deflasi di Kota Jayapura. Pertama itu listrik setelah pemberlakuan diskon 50% dari pemerintah. Kemudian angkutan udara terutama di awal tahun tiket pesawat dari Jayapura ke luar kota mengalami penurunan jika dibanding dengan bulan sebelumnya.
Kemudian bawang merah juga mengalami penurunan, karena ada pasokan komoditas bawang merah dari luar daerah. Kemudian komoditas sirih dan pinang juga menyumbang angka deflasi di Kota Jayapura. Hal ini disebabkan karena adanya keterbatasan dalam proses distribusi pengiriman dari Kota Jayapura ke daerah luar kota Jayapura terutama di daerah pegunungan.(roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Persipura yang bertindak sebagai tuan rumah dipastikan mendapatkan dukungan penuh dari suporter mereka yang akan…
Polsek Kurulu saat ini mulai melakukan pendalaman terhadap dugaan kasus pembunuhan yang berujung pada penganiayaan…
Owen berharap siapapun yang terpilih nantinya bisa meningkatkan prestasi sepakbola Papua. Saat ini, Komite Pemilihan…
Manajemen Persipura Jayapura dipastikan tidak menjual tiket sesuai kapasitas maksimal Stadion Lukas Enembe pada laga…
Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pendukung…
Menurut keterangan resminya diterima media ini, Senin (4/5/2016) sore, Direktur Akademi PFA, Coach Wolfgang Pikal,…