Categories: EKONOMI BISNIS

Tidak Ada Event, Penjualan Souvenir Khas Papua Sepi Pembeli

JAYAPURA-Pasca momen PON XX dan Peparnas 2022 Papua berakhir sampai saat ini untuk usaha penjualan souvenir khas Papua yang ada depan Pasar Sentral Hamadi masih terlihat sepi  pembeli.

Irja salah satu penjual souvenir khas Papua di depan Pasar Sentral Hamadi memgaku, untuk usaha penjualan souvenir khas Papua kini sepi tidak seperti saat ada PON XX, kini penjual souvenir khas Papua tidak banyak kedatangan pengunjung yang berbelanja.

Oleh karena itu, pihaknya tidak bisa lagi membuat souvenir Papua dan hanya menjual yang masih ada supaya modal tidak keluar banyak.

Menurut Irja, usaha jualan souvenir khas Papua harus sabar, karena yang  beli tidak bisa diandalkan setiap hari seperti penjual sembako, dan biasanya pengunjung yang membeli souvenir khas Papua adalah tamu dari luar Papua sebagai oleh-oleh atau buah tangan kepada keluarga atau kolega.

” Untuk souvenir khas Papua yang banyak dicari biasanya koteka, lukisan serat kayu, manik-manik dan lainnya,”Katanya.

Diakui, souvenir khas Papua saat ini tidak hanya koteka, lukisan serat kayu atau lainnya yang dijual di depan Pasar Sentral Hamadi, tapi ada juga kain batik Papua.

Senada dengan itu bPanca selaku penjual souvenir khas Papua mengaku, saat ini dalam penjualan souvenir khas Papua tidak seperti dulu lagi karena terkadang pengunjung yang datang dari luar Papua sudah dibelikan souvenir khas Papua tidak harus membeli di tempatnya, sehingga sangat jarang sekali tamu luar Papua yang datang ke tempatnya tidak seperti dulu dalam membeli souvenir taslangsung datang ke tempatnya.

“Kita berharap adalagi event yang besar di Jayapura karena ini sangat membantu penjualan kita,”Pungkasnya.(dil/gin).

newsportal

Recent Posts

Lima Korban Ditemukan Dalam Keadaan Meninggal

Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…

18 hours ago

Larangan Pungli Harus Jadi Perhatian Serius Tiap Sekolah

Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…

19 hours ago

Berharap Pergumulan MRP Dapat Ditindaklanjuti Gubernur

ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…

20 hours ago

Sudah 113 Kali Donorkan Darah, Bangga Karena Diberi Umur Panjang

Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…

21 hours ago

Alokasikan Dana Hibah Rp11 M Untuk 500 Lembaga

Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…

22 hours ago

Luluskan 46 Siswa, SNK Olahraga Papua Gandeng FIK Uncen

Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…

1 day ago