

Penjual ikan di Pasar Baru Youtefa Kotaraja.
JAYAPURA -Harga ikan di pasar saat ini masih mahal. Masih mahalnya harga ikan disebabkan karena musim gelombang air laut yang masih tinggi dan faktor cuaca.
Rusli penjual ikan di Pasar Ikan Hamadi mengaku, harga ikan laut saat ini masih tinggi akibat cuaca dan gelombang air laut yang masih tinggi.
Ia mencontohkan untuk jenis ikan ekor kuning yang ukuran sedang bisa Rp 70-80 ribu/ekor. Padahal harga normalnya Rp 40-50 ribu /ekor. Walaupun demikian, pengunjung yang membeli ikan juga masih banyak, karena masyarakat wilayah Kota Jayapura sudah biasamengkonsumsi ikan laut.
“Untuk harga ikan memang tidak pasti tergantung dari cuaca dan musim gelombang air laut. Naiknnya harga ikan saat ini terjadi pada bulan Desember 2020 diperkirakan bisa sampai bulan Maret ,’’ungkapnya kepada wartawan Cenderawasih Pos, Senin (11/1)kemarin.
Diakui, kenaikan harga ikan laut tidak hanya jenis ikan ekor kuning, namun ikan cakalang, ikan kembung dan ikan kawalina.
Untuk jenis ikan kembung dan kawalina dijual per kantong plastik besar Rp 700-800 ribu, bahkan bisa smapai Rp 1 juta. Sedangkan harga cumi, udang juga masih tinggi untuk udang dari Sarmi Rp 100 ribu/ kg.
Walaupun harga ikan naik, pemasukan masih tetap ada karena pelanggan juga banyak seperti dari warung makan, restoran dan lainnya, selain masyarakat umum yang datang membeli langsung di Pasar Ikan Hamadi.
Hal senada juga dikatakan Otto penjual ikan keliling di Komplek SMAN 4 Entrop, memang harga ikan ekor kuning masih mahal, ia sendiri menjual ikan ekor kuning ukuran sedang Rp 100 ribu /ekor, padahal jika ikan murah atau normal ikan yang ia jual ini hanya Rp 40-50 ribu/ekor.
Otto mengakui, kalau harga ikan mahal seperti saat ini dalam berjualan di komplek sangat susah, karena pembeli dalam mengeluarkan uang Rp 100 ribu juga berat untuk membeli ikan apalagi di tengah pandemi Covid-19, sehingga salah satu soliusinya ia juga menjual ikan ekor kuning yang dijual Rp 50 ribu/potong. (dil/ary)
Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…
Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…
Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…
Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…
al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…
Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…