

SENTANI- Harga sagu yang dijual di Pasar Phara Sentani baik sagu putih maupun sagu merah mulai mengalami kenaikan harga.
“Harga sekarang memang mulai naik. Mungkin karena pengaruh stok sagu yang menipis,” kata Steni salah satu penjual sagu di Pasar Phara Sentani kepada Cenderawasih Pos, Jumat (16/5).
Menurutnya, kenaikan harga yang terjadi saat ini tidak terlalu signifikan dan itu masih tergolong normal. Satu karung sagu saat ini masih dijual dengan harga Rp 200.000 bahkan lebih. Sedangkan untuk eceran dijual Rp 20.000/potong. Baik untuk sagu merah maupun sagu putih.
‘’Sagu yang saya jual diperoleh dari beberapa wilayah di Kabupaten Jayapura mulai dari sekitar kampung yang ada di wilayah Danau Sentani, Kehiran, Engkele, Genyem, Sabron dan Maribu,’’ujarnya.
Ditambahkan, meski harga naik, tapi tidak semahal bulan Maret lalu yang mencapai Rp 400 ribu/ karung. Hal ini lebih dipicu karena masalah bencana, sehingga produksi sagu menurun. sementara permintaan sagu masyarakat cukup tinggi. Kondisi inilah yang kemudian menjadi penyebab naiknya harga sagu.(roy/ary)
Papua Surgical Update (PSU) 2026 ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari dokter spesialis,…
Pares menyatakan, Komisi C secara penuh mendukung langkah tegas Pemkot Jayapura dalam menertibkan area pasar.…
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua dan Maluku Ispiani…
Untuk memastikan roda organisasi dan pelayanan akademik tidak terhenti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan…
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mendorong pelayanan pertanahan dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah pelosok melalui…
Abisai menilai, kearifan lokal dan berbagai potensi yang dimiliki setiap kampung merupakan kekayaan yang…