

Tampak pengunjung saat hadir dalam penutupan FDS Ke-XIII tahun 2023, di Kawasan Pantai Kalkhote, Distrik Sentani Timur, Jumat (7/7) lalu. (FOTO:Priyadi/Cepos)
SENTANI-Penutupan Festival Danau Sentani (FDS) Ke-XIII tahun 2023 pada Jumat (7/7) lalu, memberikan berkat luar biasa bagi pelaku usaha yang berjualan. Baik itu souvenir khas Papua, kuliner Papua maupun lainnya di lokasi FDS di Kawasan Pantai Klakhote, Sentani Timur, Kabupaten Jayapura.
Mama Iren Yoku salah satu penjual kuliner khas Papua yang berjualan di FDS mengatakan, ia sangat bersyukur pelaksanaan FDS membawa berkah karena kuliner khas Papua yang ia jual laris pada saat penutupan FDS, karena banyak pengunjung yang dating.
Ia sendiri menjual paket papeda bungkus, ikan mujair, betatas dan sayur tumis maupun sambal dan ludes terjual. Ia membawa 10 paket, setiap paket dijual 120 ribu. Belum termasuk paket yang sama, namun dengan ikan jenis lain, ada ikan gastor.
“Saya sangat bersyukur penutupan FDS pemasukan saya bagus, dibanding hari pertama pembukaan masih terlihat sepi karena pengaruh cuaca, hari kedua agak meningkat dan hari ketiga penutupan pemasukan bagus karena pengunjung banyak dan mereka juga beli dagangan saya, termasul pedagang lainnya di sekitar saya,”ungkapnya.
Hal senada juga dikatakan Mama Hesti Kere yang mempunyai usaha jasa lukis wajah, ia mengaku, sangat bersyukur adanya FDS membuat warga Sentani senang karena sudah beberapa tahun dampak dari Corona, FDS tidak ada dan tahun 2023 ini FDS diselenggarakan lagi, tentu ini menjadi kado istimewa bagi masyarakat Sentani.
Ia sendiri memiliki usaha jasa lukis wajah pada saat FDS memang salah satu hal yang menjadi perhatian pengunjung adalah jasa lukis wajah yang tarifnya mulai Rp 10 ribu/orang bisa memilih warna sendiri.
Ia menjelaskan, lukis wajah banyak diminati anak muda dan anak- anak karena ongkosnya murah dan ini bentuk ekspresi mereka yang melukis wajahnya dengan motif khas Papua lalu di foto dan diupload di Medsos kalau sudah datang ke FDS.(dil/ary)
Setelah melewati satu musim penuh kompetisi, Arthur akhirnya merasakan langsung bagaimana atmosfer sepak bola di…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…
Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) X Jayapura berhasil mengungkap lima kasus tindak pidana narkotika jenis…
Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…
Harga tomat yang biasanya berada di kisaran normal kini menembus Rp 45.000 - 60.000 per…
Selain itu, bermain sepak bola juga lazim dilakukan di berbagai lokasi terbuka, situasi yang menurutnya…