

Semuel Siriwa (FOTO: Elfira/Cepos)
JAYAPURA- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Pertanian dan Pangan setempat menyebutkan perlu adanya sinergi antar instansi terkait untuk mensejahterakan petani agar indeks harga yang dibayar petani tetap stabil di Bumi Cenderawasih.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Propinsi Papua Semuel Siriwa kepada Antara di Jayapura, Rabu, mengatakan penurunan nilai tukar petani harus menjadi perhatian semua pihak agar nilai tukar petani Papua menjadi stabil atau terkendali.
“Turunnya nilai tukar petani memang terasa di bidang komoditas tanaman pangan hal ini dikarenakan sarana produksi harga yang naik,” katanya.
Menurut Siriwa, terdapat beberapa langkah-langkah untuk memperkuat ketahanan para petani, seperti pemberian pupuk subsidi, kemudian juga harus ada intervensi harga dari instansi terkait apabila melambung tinggi.
“Dengan kerja sama yang baik, antar instansi maka nilai tukar petani Papua akan kembali stabil,” ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua Adriana Helena Carolina menyatakan nilai tukar petani (NTP) setempat sebesar 99,08 atau turun 0,38 persen pada September 2022 dibandingkan bulan sebelumnya.
“Perubahan angka indeks yang terjadi yaitu subsektor tanaman pangan turun 0,33 persen, kemudian subsektor hortikultura turun 0,78 persen, dan subsektor tanaman perkebunan rakyat turun 0,62 persen,” katanya.
Dia menjelaskan terjadinya penurunan NTP karena perubahan indeks harga yang diterima petani sebesar 0,56 persen lebih lambat dari pada peningkatan indeks harga yang dibayar petani sebesar 0,95 persen.(Antara)
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…