Categories: EKONOMI BISNIS

Harga Emas Turun Tajam, Pembeli Sepi

JAYAPURA – Sejumlah harga dipasaran mengalami kenaikan, hal tersebut tidak mempengaruhi harga emas dunia. Malah kabarnya harga emas mengalami penurunan hampir sebulan terakhir, namun permintaan emas tetap sepih.

Emas merupakan salah satu investasi yang sangat diincar oleh masyarakat, namun nampak tidak begitu diburu saat ini. Entah karena faktor ekonomi, atau dikarenakan kebutuhan hidup yang semakin tinggi sehingga perburuan investasi emas sedikit diabaikan.

Seperti yang diungkapkan, Rendy pemilik toko Emas Anugrah menjelaskan bahwa, sudah hampir sebulan sejak harga emas turun dari Rp 950 rib/gram u menjadi Rp 850 – Rp 870 ribua/gram, permintaan emas masih sepih.

“Biasanya ibu-ibu rumah tangga paling menunggu momen-momen seperti ini untuk membeli emas, namun sampai dengan saat ini semenjak, harga emas turun, pembeli juga menurun,” katanya kepada Cenderawasih Pos, Rabu (7/9) kemarin.

Menurutnya, kecenderungan ini terjadi, bisa disebabkan karena tidak stabilnya perekonomian saat ini, yang mana hampir semua harga barang di pasaran mulai meningkat, tetapi harga emas mengalami penurunan.

“Dengan demikian masyarakat cenderung memenuhi kebutuhan hidupnya yang paling utama seperti makan, pakai dan sebagainya, sementara berinvestasi perhiasan emas ditunda sementara,” terangnya.

Tidak sampai disitu, ternyata Rendy menjelaskan bahwa penjualan emas kembali juga sepi, hanya 50 persen saja masyarakat yang datang untuk menjual emasnya dibandingkan hari biasanya, dengan alasan kebutuhan anak sekolah maupun kebutuhan lainnya.

“Untuk harga jual kembali emas, dibedakan jika itu emas pembuatan mesin Rp 650 ribu, sementara emas Papya Rp 750 ribu/gramnya,” tambahnya.

Meski demikian pihaknya tetap optimis, penjualan emas kedepannya akan lebih baik, setelah gejolak harga dipasaran stabil.

Hal serupa juga diakui Ali penjual Toko Emas Tifa di Sentani, mengakui bahwa harga emas saat ini turun cukup tajam, yakni dari Rp 950 ribu/gram jadi Rp 850 ribu/gram.

“biasanya turun Rp 5 ribu – Rp 10 ribu, namun ini cukup besar, meski demikian, tetapi penjualan emas masih sepih, jika dibandingkan jual dan beli masing-masing 50 persen, biasanya beli 60 persen, jual 40 persen,” terangnya. (ana/gin)

newsportal

Recent Posts

Wanita Korban Penembakan OPM Akhirnya Ditemukan

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…

5 hours ago

Tiga Distrik di Puncak Alami Krisi Pangan dan Air

Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…

7 hours ago

Ratusan Murid SMAN 5 Jayapura Diduga Keracunan MBG

Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…

9 hours ago

BGN Sikat Rekening Janggal di 414 SPPG

Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…

15 hours ago

Siap-siap, Puncak Kemarau 2026 Tiba

Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…

17 hours ago

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

2 days ago