

H. Syahrir Hasan, SE. ( FOTO: Priyadi/Cepos)
JAYAPURA-Penyebaran Covid-19 sudah mulai melandai, namun belum berpengaru terhadap okupansi perhotelan di Jayapura. Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua Tingkat penghunian kamar (TPK) hotel bintang selama April 2022 mencapai 38,62 persen, naik 0,44 poin dibanding Maret 2022 yang sebesar 38,18 persen.
Sedangkan Hotel Non Bintang mencapai 18,14 persen, turun 1,90 poin dibanding Maret 2022 sebesar 20,04 persen. Dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya, TPK hotel bintang turun 22,00 poin, sedangkan TPK Hotel Non Bintang turun 6,14 poin.
Rata-rata lama menginap tamu (RLMT) di hotel bintang pada April 2022 mencapai 1,98 hari, turun 0,34 poin dibanding bulan Maret 2022 sebesar 2,32 hari. Sementara Hotel Non Bintang mencapai 1,30 hari, turun 0,22 poin dibandingkan Maret 2022.
Sementara itu, Ketua Umum PHRI Papua Syahril Hasan SE., mengakui, memang tingkat okupansi hotel belum bisa meningkat signifikan walaupun pandemi sudah mulai melanda hal ini juga disebabkan karena biasanya penyumbang okopensi kamar maupun kegiatan di hotel didominasi oleh kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah namun saat ini kegiatan dari pemerintah masih belum begitu optimal.
Sehingga diharapkan memasuki nanti triwulan kedua okupansi kamar hotel dan tempat penyewaan meeting di hotel bisa penuh sehingga hal ini bisa meningkatkan omset hotel.(dil/gin).
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…
Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…