Categories: EKONOMI BISNIS

Gagal Panen, Cabai Rawit dan Merah Langka

JAYAPURA – Harga cabai rawit merah di Kota Jayapura melonjak tajam sejak awal Ramadan 2026. Tingginya permintaan serta curah hujan yang mengakibatkan petani gagal panen menjadi pemicu utama kenaikan harga di pasaran.

Salah satu pedagang sayur di Pasar Otonom Kotaraja, Samsul Arif (53), menuturkan lonjakan harga mulai terasa sejak awal Ramadan. Sebelum bulan puasa, harga cabai rawit merah masih berkisar Rp 40.000-60.000 per kilogram.

Memasuki pekan pertama Ramadan, harga semua jenis cabai masih tergolong normal. Namun setelah itu perlahan naik hingga menyentuh Rp 120.000 per kilogram untuk cabai rawit dari harga normalnya Rp 60.000. Sementara cabai merah keriting berkisar Rp 80.000 dari harga normal Rp 40.000 per kilogram.

“Harga rata-rata semua normal, kecuali semua jenis cabai. Untuk cabai rawit sekarang harganya Rp 120 ribu per kilogram. Kalau cabai merah keriting Rp 80 ribu per kilogram. Naiknya sangat drastis, karena stoknya belum ada masih dalam perjalanan lewat laut. Karena kita di sini gagal panen,” jelas Samsul.

Kenaikan harga cabai tersebut diketahui karena stoknya habis di pasar. Kondisi ini terjadi karena curah hujan belakang ini sangat tinggi di Papua, sehingga mengakibatkan petani di Papua terutama di kabupaten Keerom gagal panen.

Karena itu, para pedagang di pasar Youtefa dan Otonom harus rela menunggu cabai dari Makassar dan Surabaya yang sementara dalam perjalanan menuju Kota Jayapura dengan kapal laut.

“Kita sementara menunggu cabai yang dari Makassar dan Surabaya, saat ini sementara dalam perjalanan dengan kapal laut. Sebenarnya melalui pesawat dengan estimasi 1 hari tiba di sini (Kota Jayapura) tetapi biayanya cukup mahal, per kilo Rp 100 ribu, sementara dengan kapal laut Rp 80 ribu per kilogram tapi risikonya lama,” terangnya.

Untuk harga Bahan pokok (Bapok) lain seperti sayur-sayuran, buah-buahan masih tergolong normal, karena stoknya cukup banyak di petani, beberapa di antaranya seperti: Bawang merah Rp 60.000 per kilogram, Bawang Putih Rp 50.000 per kilogram, Tomat Rp 20.000 per kilogram, Kacang panjang, Rp 15.000 per ikat, Kol Rp 20.000 per buah dan masih banyak lainnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Teknis Beasiswa PACE dan MACE Berbasis Dana Otsus Dimatangkan

  Program strategis yang didanai melalui skema Otonomi Khusus (Otsus) ini dihadirkan untuk menjamin pemerataan…

30 minutes ago

Satu Unit Mobil Damkar Diminta Stand By di Jayapura Utara

   Ia menyebut, ketika terjadi kebakaran di wilayah Jayapura Utara, mobil pemadam membutuhkan waktu sekitar…

1 hour ago

ABR: Jangan Ada Lagi Tawuran Antarsekolah!

  Menurut Abisai, lingkungan pendidikan harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi siswa untuk…

2 hours ago

Persoalan Akademik FK Uncen Jadi Polemik

   Pernyataan ini dikeluarkan menanggapi aksi demonstrasi yang berlangsung pada, 7 September 2026 yang dipimpin…

3 hours ago

UT Jayapura Tegaskan Komitmen Membangun SDM Papua

​  Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan…

4 hours ago

Dorong Produk OAP Tembus Pasar Modern

   Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui Bimbingan Teknis Sertifikasi Kelayakan Pengolahan (SKP) bagi…

5 hours ago