Categories: EKONOMI BISNIS

Memiliki Pemandangan Indah, Sayang Tidak Ada Tempat Kuliner dan Berteduh

Salah satu destinasi wisata di Kota Jayapura, Kampung Nelayan di Hamadi Pantai Jayapura yang nampak sepi, Sabtu (3/8) kemarin. ( FOTO : Yohana/Cepos)

Melihat Wisata Kampung Nelayan di Hamadi Pantai Jayapura

Kampung Nelayan merupakan salah satu obyek wisata baru di Kota Jayapura. Hamparan laut dan jejeran perahu nelayan dan aktivitas para nelayan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Meski demikian masih banyak yang harus dibenahi untuk lebih menarik minat wisatawan.

Laporan: Yohana – Jayapura

Kampung Nelayan Hamadi baru saja diperkenalkan oleh Pemerintah Kota Jayapura sebagai objek wisata. 

 Setelah pemerintah membangun jembatan dengan lebar 2 meter dan panjang yang menghubungi Kampung Nelayan dengan perumahan masyarakat dan TPID Hamadi, lokasi padat penduduk ini telah berubah menjadi lokasi wisata yang cukup menarik masyarakat. 

 Untuk bisa ke lokasi wisata tersebut, para pengunjung bisa melewati Jalan Hamadi Hanurata dan juga melewati TPID Hamadi. Biaya parkir jika melalui TPID Hamadi, untuk biaya parkir motor dikenakan Rp 1.000/motor dan Rp 2.000 untuk mobil. Sedangkan dari  Hanurata, dikenakan biaya Rp 5.000 untuk motor dan Rp 10 ribu untuk mobil.

  Memiliki pemandangan dan lokasi yang sangat indah, Kampung Nelayan Hamadi masih belum memiliki fasilitas kuliner yang diolah oleh masyarakat setempat. Memang ada beberapa kedai atau kios, namun  belum begitu dikelola dengan baik, sehingga kebanyakan pengunjung membawa jajanan sendiri dari luar seperti air mineral, cemilan dan sebagainya. 

 Padahal akan sangat nyaman bagi para pengunjung jika lokasi Wisata Kampung Nelayan juga dilengkapi dengan tempat wisata kuliner. Entah itu makanan khas dari masyarakat setempat atau olahan seafood dan ikan bakar.

 Salah satu pengunjung Kampung Nelayan, Suryani mengakui sudah 4 kali mengunjungi lokasi wisata tersebut dan tidak menemukan penjual makanan berat dan juga makanan ringan.

“Memang ada yang jualan tapi tidak setiap hari. Di sini ada salah satu keluarga yang menyediakan menu ikan bakar tapi harus dipesan 1 jam sebelum kami datang. Hanya saja saya belum sempat memesan makanan di sini, jadi belum tahu cara memesannya,”ungkap Suryani kepada Cenderawasih Pos, Senin (5/8) lalu.

 Selain itu juga tidak ada tempat untuk berteduh. Oleh karena itu   dirinya berharap ke depan ada payung-payung kecil untuk mengisi tempat duduk yang telah disediakan Pemerintah Kota Jayapura atau  tepatnya di tengah-tengah tempat wisata tersebut, sehingga pada saat kondisi cuaca panas terik atau hujan, pengunjung tetap nyaman.

 Sementara itu Johan salah satu pengunjung Kampung Nelayan yang tinggal di Sentani, mengaku cukup terpesona dengan pemandangan di Kampung Nelayan. Hanya saja bagi dirinya yang masih harus diperhatikan oleh masyarakat dan pengunjung yang datang di Kampung Nelayan Hamadi yakni jangan membuang sampah sembarangan.

“Mungkin juga karena Kampung Nelayan dekat dengan pasar, sehingga kami banyak melihat sampah kantong plastik yang mengapung di pesisir pantai, hal ini tentunya merusak pemandangan pantai yang luar biasa indahnya,” terangnya.

 Cenderawasih Pos sendiri setelah berjalan-jalan cukup lama juga tidak menemukan kedai yang berjualan minuman dingin atapun makanan, sehingga terpaksa meninggalkan lokasi wisata tersebut hanya untuk mengisi perut dan menghilangkan dahaga. * 

newsportal

Recent Posts

Turun ke Lokasi Kebakaran, ABR Pastikan Penanganan Darurat Terpenuhi

Peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 15.45 WIT tersebut menghanguskan sedikitnya 10 petak rumah warga.…

7 minutes ago

Rupiah Bakal Perkasa Lagi! Bos BI Siapkan 7 Jurus Maut

Langkah-langkah strategis ini telah mendapat lampu hijau dan penguatan langsung dari Presiden. "Kami melaporkan kepada…

37 minutes ago

Cegah Bullying dan Rasisme, Sekolah Harus Jadi Tempat Ramah Anak

Komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak ini, diwujudkan Kanwil Ditjenpas melalui kegiatan sosialisasi…

1 hour ago

11 Ribu Barang Bukti Kejahatan Dimusnahkan

Pemusnahan kali ini menyasar material sitaan dari 52 perkara tindak pidana umum dengan volume mencapai…

2 hours ago

Realisasi Dana Otsus Pemkot Capai Rp11,7 Miliar

Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura terus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program pembangunan dan penggunaan anggaran daerah,…

2 hours ago

Perkuat Sinergi, Pangdam XXIV/MT Temui Gubernur Papua Selatan

Panglima Kodam (Pangdam) XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, melakukan silaturahmi kepada Gubernur…

3 hours ago