Categories: EKONOMI BISNIS

Permintaan Pemasangan Indihome Meningkat

Suasana pemasangan Indihome yang dilakukan para karyawan Indihome di Doyo Baru Sentani, Sabtu (4/4) kemarin. ( FOTO: Yohana/Cepos)

Rata-rata Permintaan 100-150 Pelanggan Baru/hari

JAYAPURA -Guna mendukung aktivitas masyarakat selama masa karantina, Telkom Witel Papua terus melayani permintaan masyarakat dalam hal pemasangan Indihome.

 GM Telkom Witel Papua, Sugeng Widodo mengatakan, pelayanan pemasangan Indihome tetap pihaknya lakukan, namun jam operasionlanya disesuaikan dengan imbauan pemerintah. Yakni sampai jam 14.00  WIT bukan hanya di Kota maupun Kab. Jayapura tetapi juga di Timika, Merauke dan sebagainya.

 “Semenjak adanya karantina di rumah masing-masing guna mencegah penyebaran Virus Corona, permintaan masyarakat terhadap Indihome cukup tinggi. Meski demikian dalam hal melayani permintaan masyarakat kami tidak bisa melakukan pemasangan secara maksimal karena jam kerja kami disesuaikan dengan imbauan pemerintah,”ungkap Sugeng Kepada Cenderawasih Pos, Sabtu (4/4) kemarin.

 Diakuinya, hal tersebut dilakukan berdasarkan dengan pertimbangan keselamatan. Pihaknya juga ingin menjaga dan memastikan keslamatan karyawan maupun keluarganya masing-masing. Mengingat di Papua jumlah pasien Virus Corona semakin meningkat.

 Sehingga para karyawan Telkom juga telah melakukan pelayanan kepada masyarakat dengan tetap mengikuti instruksi dari pemerintah.

 “Peningkatan permintaan pemasangan Indihome hampir rata di setiap daerah. Hanya saja kami dalam sehari hanya mampu memasang 70 pelanggan baru di luar dari permintaan yang rata-rata 100 – 150 pelanggan baru/hari. Sedangkan jika dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya dalam sehari kami bisa melayani 100  pelanggan,” terangnya.

 Meski ada pengurangan pelayanan, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir karena kegiatan operasional Telkom tetap berlangsung seperti biasa.

 “Kami tetap melayani kegiatan operasional baik pemasangan baru maupun pelayanan pengaduan. Kami tetap melayani permintaan masyarakat,”tandasnya.(ana/ary)

newsportal

Recent Posts

Persipura Bisa Home Base di Luar Papua

Salah satu sanksi yang berat, yakni menghukum Persipura tanpa penonton dalam laga kandang selama satu…

53 minutes ago

Mahasiswa Jangan Terprovokasi Konflik di Wamena

Dalam konferensi pers yang digelar pada, Sabtu (16/5) di Wamena, para mahasiswa menilai konflik tersebut…

2 hours ago

Gubernur Percepat Pembukaan Akses Wilayah Terpencil di Papua

Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri menegaskan komitmennya mempercepat pembukaan akses wilayah terpencil di Papua, khususnya…

3 hours ago

Ungkap Fakta yang Terjadi dan Berbagai Peristiwa yang Pengaruhi Orang Papua

Mereka datang bukan untuk konser musik atau pertandingan sepak bola. Mereka datang untuk menonton film…

4 hours ago

Jadi Alarm Akademik dan Sosial yang Harus Disikapi Secara Serius, Kritis, dan Konstruktif

Fenomena ini dipicu oleh menyusutnya jumlah generasi muda yang menggunakan bahasa ibu dalam kehidupan sehari-hari.​Berdasarkan…

4 hours ago

Wali Kota Sayangkan Maraknya Remaja Nongkrong dan Konsumsi Miras di Jembatan Merah

Dalam patroli yang melibatkan aparat gabungan dari Satpol PP, TNI, Polri dan unsur terkait lainnya…

5 hours ago