

Pedagang di Pasar Youtefa Kotaraja saat menunggu pembeli. Naiknya harga kedelai secara nasional sangat mempengaruhi harga di daerah termasuk di Jayapura. Termasuk tahu dan tempe yang dijual di pasar tradisional. ( foto: Priyadi/Cepos)
JAYAPURA- Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Jayapura Robert LN Awi, ST., MT., mengungkapkan, saat ini memang harga kedelai mengalami kenaikan. Naiknya harga kedelai secara nasional dipengaruhi harga di tingkat global yang naik.
“Harga kedelai saat ini memang naik secara nasional karena dipengaruhi harga di tingkat global juga naik, karena kita masih impor kedelai. Jadi jika ada kenaikkan harga kedelai mempengaruhi kenaikan harga juga di pasaran,’’ungkapnya kepada Cenderawasih Pos , Selasa (5/1)kemarin.
Sedangkan untuk menyikapi hasil olahan kedelai yang dibuat tahu, tempe untuk dijual ke masyarakat, para perajin tahu, tempe umumnya tidak menaikkan harga tapi mengurangi ukuran tahu dan tempe yang dijuanya.
Oleh sebab itu, masyarakat tidak perlu khawatir karena memang harga kedelai naik secara nasional. Jika sudah ada kestabilan harga tingkat nasional tentu juga berpengaruh ke daerah.
Robert mengimbau kepada perajin/ produsen tahu, tempe untuk tetap menyikapi naiknya harga kedelai dengan baik, jangan seenaknya karena Disperindagkop tetap melakukan pemantauan di lapangan. (dil/ary)
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…