

Rumah subsidi yang baru saja dibangun pengembang di Jalan Koya Tengah, Holtekamp, Sabtu (1/2). (Priyadi/Cepos)
JAYAPURA – Pembangunan rumah subsidi di Jayapura terus meningkat. Salah satu contohnya pembangunan Perumahan Grand Royal Residen II, oleh Developer PT. Tiga Putri Papua di Jalan Poros Koya Tengah, Holtekamp, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura yang ditargetkan akan dibangun 900 unit rumah subdisi MBR.
Komisaris PT. Tiga Putri Papua, Akbar Arif mengatakan, permintaan rumah subdisi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Jayapura sangat tinggi. Ini menjadi salah satu peluang bagi developer untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam memiliki rumah subsidi.
“Kami sebelumnya telah membangun perumahan Grand Royal Residen I di Koya Barat, ada ratusan rumah dan sudah terisi. Dengan banyaknya permintaan sekaligus membantu program pemerintah, kami kembali membangun perumahan Royal Grand Residen II di Koya Tengah,”ungkapnya, Minggu (2/2).
Dijelaskan, pembangunan rumah subsidi di Holtekamp yang ditargetkan 900 unit ini akan dibangun secara bertahap. Dimana tahap pertama dibangun sekitar 344 unit, ditargetkan Maret 2025 rumah yang sudah diberikan DP bisa dilakukan akad kredit.
“Untuk air bersih, kami sudah kerja sama dengan PT Air Minum Jayapura, maka perumahan ini sudah difasilitasi air bersih dari PT AMJ, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,”ucapnya.
Sambungnya menerangkan, bagi masyarakat yang ingin mengambil rumah subdisi maka ada syarat dan ditetapkan oleh perbankan maupun PUPR. Sebab rumah subsidi yang dibangun mengacu pada Kementerian PUPR, yang mana ditentukan khusus Papua bangunan tipe 36 dengan dua kamar tidur dan satu kamar mandi, dengan luas area tanah 8X12 meter.
“Untuk di Perumahan Royal Regency II juga ada fasilitas tempat ibadah, fasilitas umum, aula dan tempat bermain serta taman,” tandasnya. (dil/fia).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…
Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…