Categories: EKONOMI BISNIS

Pembayaran Angsuran KPR Ditunda Sampai Ada Kejelasan Regulasi

KPR dalam proses pembangunan di Kampung Nendali,  Distrik Sentani Timur yang ikut terendam akibat meluapnya air Danau Sentani, Senin (1/4) kemarin.( FOTO : Yohana/Cepos)

Terkait KPR di Sentani yang Terkena Dampak Banjir

JAYAPURA – Terkait dampak banjir yang melanda Kabupaten Jayapura belum lama ini, khususnya untuk Distrik Sentani,  Real Estate Indonesia (REI) mengakui bahwa pihaknya akan berupaya ke depan masyarakat bisa mendapatkan jaminan asuransi bencana alam, selain asuransi kebakaran dan asuransi jiwa.

 Ketua DPD REI Papua, Nelly Suryani mengatakan, saat ini pihaknya sedang mencari solusi terkait penjaminan asuransi perumahan bagi korban bencana alam.

Melihat kondisi Indonesia yang sangat rentang dari bencana alam, maka pihaknya juga sudah mengusulkan kepada pemerintah agar ke depan dalam pembiayaan KPR harus disertai dengan asuransi bencana alam.

 “Minggu depan, saya akan kembali lagi melihat kerusakan KPR milik anggota REI yang terkena dampak dari banjir yang melanda Sentani. Berdasarkan informasi dari pusat untuk perumahan di Sentani dari perbankan dan asuransi belum ada kejelasan, sehingga ditunda dulu pembayaran angsurannya sampai ada kejelasan regulasi,” terangnya

  Lanjutnya, berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 32/PRT/M/2015 tentang pembiayaan menjelaskan  bahwa yang dijamin pada pembiayaan KPR adalah asuransi jiwa, asuransi kebakaran dan kredit.

 “Kami sedang mencari solusi yang terbaik bagi korban bencana, dalam hal ini terkait pembiayaan perumahan KPR. Bagaimana dengan masyarakat yang menjadi korban bencana alam tetapi mereka tetap harus membayar angsuran mereka. Kalau yang meninggal pastinya ada asuransi yang bisa menutupi,” ungkap Nelly kepada Cenderawasih Pos, Senin (1/4) kemarin.

 Lanjutnya, jangan sampai para korban tetap lanjut membayar tetapi kondisi rumahnya sudah tidak layak huni. Saat ini yang menjadi prioritas bagi pihaknya adalah perumahan Gajah Mada di Yahim, yang mana pihaknya sudah mengupayakan anggaran dari pusat dan tahun ini pihaknya akan membangun drainase atau membangun jalur air pada daerah aliran sungai di perumahan tersebut.

“Alasannya hal ini untuk mengurangi dampak dari korban bencana. Saat ini kami REI sedang berupaya mencari jalan keluar agar ke depan dapat mengatasi cicilan berjalan yang terjadi saat ini,  mengingat kondisi bencana yang terjadi di Sentani sangat merugikan masyarakat. Untuk itu kami sedang mencari jalan keluar,” terangnya.(ana/ary)

newsportal

Recent Posts

Terbukti Lakukan Pungutan, Kepsek Terancam Dicopot

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada pihak sekolah yang…

17 hours ago

Wali Kota Salurkan Bantuan untuk 44 UMKM dan OAP Kurang Mampu

   Wali Kota juga meminta Dinas Sosial Kota Jayapura untuk terus melakukan pemantauan terhadap seluruh…

18 hours ago

Sempat Tegang, Eksekusi Lahan Bukit Jokowi Batal

   Ia menegaskan bahwa eksekusi tidak dapat dilaksanakan apabila lokasi dan luas tanah yang dimaksud…

20 hours ago

Pengembangan Pariwisata Harus Angkat Kearifan Lokal

   Menurut Abisai, kekayaan budaya, adat istiadat, serta tradisi masyarakat adat yang masih terjaga hingga…

21 hours ago

Komisi IV Sayangkan Aset Terbuang Percuma

Menurut Albert, peristiwa tersebut merupakan bentuk kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi daerah. "Aset ini dibeli…

22 hours ago

Akui Peredaran Narkoba Masih Tinggi

Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…

23 hours ago