Categories: BERITA UTAMA

Lokasi TWA Teluk Yotefa Terancam Hilang

Sementara di lokasi lainnya yang diklaim oleh Rizal Muin tertulis keterangan soal pelepasan tanah adat tertanggal 22 November 1994 lalu surat pendaftaran tanah, surat perintah pengosongan lokasi oleh kepala suku dawir tahun 2022. Rizal Muin sendiri berpegang bahwa pemepasan tanah yang diklaim telah dilakukan 22 November 1994 sementara penetapan status TWA dilakukan 11 November 1996.

Selain itu di lokasi hutan bakau juga disinyalir telah banyak melahirkan sertipikat. Artinya kawasan hutan bakau ini telah dimiliki oleh investor atau pemodal.

“Kami khawatir jika ini tak segera disikapi maka hutan yang tersisa ini akan habis,” jelas Julian.

Satu tokoh perempuan asal Engros, Petronela Merauje juga mempertanyakan situasi terkini. “Dulukan kami sudah pernah demo dan memprotes keras sebab hutan bakau menjadi hutan yang harusnya dipertahankan dan tidak beralihfungsi,” katanya.

Disini Petronela dan Julian juga meminta kepada pemerintah kota untuk mengecek kembali penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) guna memastikan jika lokasi hutan bakau sepanjang Teluk Yotefa tetap dijadikan sebagai lokasi hutan dan akhirnya beralihfungsi.

“Kami juga mempertanyakan apakah betul di lokasi hutan ini sudah banyak diterbitkan sertipikat. BBKSDA silahkan berdiri dengan aturannya sedangkan BPN juga silahkan menyampaikan tentang sertipikat yang dikeluarkan jika memang dikeluarkan,” jelas Petronela.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Meski Minim Sarana Pendukung, Tetap Siaga di Tengah Bayang-bayang BencanaMeski Minim Sarana Pendukung, Tetap Siaga di Tengah Bayang-bayang Bencana

Meski Minim Sarana Pendukung, Tetap Siaga di Tengah Bayang-bayang Bencana

 Topografi Kota Jayapura yang unik diapit oleh gugusan perbukitan curam dan bentangan pesisir pantai membuat…

13 hours ago

Peluang Ekspor ke PNG Masih Terbuka

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Papua Jacleana Joku berharap pengusaha di Papua memanfaatkan peluang…

14 hours ago

Gubernur: Kepala Daerah Wajib Hadir di Agenda Penting!

-Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri meminta para bupati dan wali kota tidak menyerahkan agenda penting…

15 hours ago

Obat Peserta JKN Masuk Tanggungan BPJS

   Kepala Bagian Mutu Layanan Fasilitas Kesehatan BPJS Kesehatan Cabang Jayapura Dian Novita, mengatakan ketentuan…

16 hours ago

Pemprov Alokasikan Rp1Miliar untuk Kartu KASIH

  Gubernur Papua Matius D Fakhiri di Jayapura, Rabu, mengatakan Kartu KASIH disiapkan untuk memastikan…

17 hours ago

​Respon Keluhan Pedagang, Fasilitas Vital Pasar Otonom Segera Dibenahi

  Pertama, masalah penerangan atau lampu di dalam los-los pasar yang mati. Kedua, yang paling…

18 hours ago