Ia juga menyebutkan dengan jumlah personil polri yang terbatas kemungkinan untuk daerah yang sangat rawan dari ancaman KKB ini anggota tidak dibolehkan kesana, sementara untuk daerah rawan mungkin ada pertimbangan lagi, sebab dalam atensi Kapolda Papua kepada seluruh jajaran untuk memperhatikan keamanan dan keselamatan anggota dalam pengamanan Pemilu.
“Jangan sampai ada anggota kita dari Polri yang menjadi Korban KKB atau yang lainnya, sebab untuk pengamanan Pemilu ini untuk 1 TPS hanya 1 anggota yang akan mengawal, oleh karena itu pertimbangan keselamatan juga menjadi prioritas kami,”beber Kombes Pol Andi Yosep Enock
LO Polda Papua untuk Provinsi Papua Pegunungan ini juga mengaku untuk wilayah yang sangat rawan tak hanya ada di Kabupaten Nduga, Yahukimo dan Pegunungan Bintang, ada juga di Kabupaten Lainnya yang tersebar di beberapa distrik dan kampung, tentunya ini menjadi atensi tersendiri dari Polda Papua untuk memperhatikan keselamatan anggota yang akan bertugas dalam pengamanan Pemilu.
“Kalau berbicara soal wilayah sangat rawan bukan hanya tiga kabupaten yang mana terdapat ancaman dari KKB, di Kabupaten yang lainnya juga ada yang sudah kita petakan, oleh karena itu perlu lagi kita lakukan koordinasi lebih dalam kepada penyelenggara,”tutupnya. (jo)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Apabila mikroplastik masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan, mikroplastik akan melekat pada dinding usus,…
Merujuk pada pemaparan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), akrilamida didefinisikan sebagai…
Berdasarkan rilis diterima media ini dari Humas Polres Mappi, Kapolres Mappi Kompol Suparmin, melalui Kasat…
Bentuk protes tersebut dilakukan di Lingkaran Abepura sambil membawa poster beragam tulisan, di antaranya: Salibkan…
Seharusnya menurut mereka, kehadiran Menteri HAM di Papua menjadi momentum untuk bertemu langsung dengan mahasiswa,…
Kepala Unit Kemoterapi RSUD Jayapura, dr Jan Frits Siauta, SpB subsp (K), Finacs mengungkapkan, sejumlah…