Categories: BERITA UTAMA

Yoman: Indonesia Tahu Persoalan Papua

Pdt. Dr Socrates S Yoman MA  ( FOTO: Noel/Cepos)

JAYAPURA-Presiden Perkutuan Gereja – Gereja Baptis West Papua (PGGB WP) Pendeta Socrates S Yoman MA mengatakan Indonesia yang dijulukinya “Kolonial’ bagi orang Papua, selama ini telah melakukan kepura-puraan dalam melihat dan menyelesaikan masalah di Papua.

  “Bangsa kolonial Indonesia sudah tahu pokok masalah Papua tapi pura-pura tidak tahu dan pura-pura belum mengerti,” katanya.

  Sebagai Dewan Gereja, pihaknya juga mengatakan kepura-puraan itu dilakukan  karena memang Indonesia tidak melihat manusia Papua sebagai ciptaan Tuhan, tapi melihat sumber daya alam yang dirangkaikan dengan kepentingan Global dan negara ini.

  Hal ini membuat kebijakan yang salah dengan melihat orang Papua dari uang dan pembangunan, sementara masalah  Pelangaran HAM,  Penghilangan Rasa,  Hak Hak Orang dirampas hinga harga diri Orang Papua diinjak dengan sistim yang rasis yang berkepanjangan.

  “Pokok persoalan Papua bukan uang. Tapi harga diri dan martabat kemanusiaan orang asli Papua tidak bisa diukur dengan nilai uang, Pokok masalah Papua adalah harkat dan martabat kemanusiaan orang asli Papua yang direndahkan dengan kebijakan rasisme, ketidakadilan, pelanggaran berat HAM,” ujar Yoman.

  Selain itu Indonesia pun tidak memperhatikan manusia Papua secara utuh Tetapi lebih mengutamakan sumber daya alam dengan proses eksplorasi secara terstruktur sistematis koneksi dan terlembaga yang membuat orang Papua, semakin tertindas di negerinya sendiri dan alamnya dirusak namun haknya tidak diperhatikan. (oel/tri)

newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

3 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

11 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

12 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

14 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

15 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

16 hours ago