Categories: BERITA UTAMA

Pendaftaran Calon ASN Diundur

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana

JAKARTA, Jawa Pos-Rencana pembukaan pendaftaran calon aparatur sipil negara (CASN) ditunda. Pendaftaran yang awalnya diagendakan pada hari ini (31/5) ditangguhkan hingga pengumuman lebih lanjut. 

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan, saat ini masih ada beberapa peraturan pengadaan calon pegawai negeri sipil (CPNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja(PPPK) nonguru, dan PPPK guru tahun 2021 yang belum ditetapkan pemerintah. Termasuk, masih ada usulan revisi penetapan kebutuhan (formasi) oleh beberapa instansi yang tengah ditangani. Karenanya, pendaftaran belum dibuka bulan ini. “Jadwal pelaksanaan akan diinformasikan lebih lanjut,” ujarnya di Jakarta, kemarin (29/5).

Di sisi lain, masih ada persiapan yang harus dimatangkan. Bima meminta pejabat pembina kepegawaian (PPK) menyiapkan rencana kegiatan dan anggaran pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS serta seleksi kompetensi PPPK nonguru tahun 2021. Rencana kegiatan dan anggaran ini dibuat sesuai dengan penetapan kebutuhan formasi yang tersedia.”Untuk seleksi kompetensi PPPK guru tahun 2021 dibebankan pada anggaran Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek),” jelasnya. 

Selain itu, untuk menghindari adanya pergerakan orang dan meningkatkan risiko penularan Covid-19, Bima menginstruksikan agar PPK instansi daerah menyiapkan titik lokasi (tiklok) seleksi mandiri di daerah masing-masing. Tiklok ini meliputi gedung yang digunakan, komputer, internet, sarana prasarana untuk penerapan protokol kesehatan, hingga kordinasi dengan Satgas Covid-19 daerah untuk pelaksanaan computer assisted test (CaT) pada SKD nanti. 

Setelahnya, PPK wajib mengajukan usulan tersebut secara rinci pada kepala BKN.”Pengajuan surat paling lambat 4 Juni 2021,” katanya. 

Masyarakat yang ingin mengikuti seleksi CASN, diminta untuk terus memantau website dan media sosial BKN untuk mengetahui update terbaru mengenai tes ini. Termasuk soal jadwal pendaftaran. 

Sambil menunggu, calon pendaftar diimbau untuk terus belajar dalam persiapan menghadapi SKD. Serta, menyiapkan dokumen-dikumen yang diperlukan untuk pendaftaran. Seperti, Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), ijazah, transkrip nilai, pasfoto, dan lainnya.

Sebagai informasi, tahun ini pemerintah akan membuka 1.275.387 formasi CASP. Rinciannya, 1.002.626 guru PPPK, 70.008 PPPK non-guru, dan 119.094 CPNS. (mia/JPG)

newsportal

Recent Posts

Ketergantungan Pasokan Luar Picu Gejolak Harga Pangan

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua menilai tingginya ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah…

1 day ago

Aset Kendaraan Dinas Pemprov Papua Masih Bermasalah

–Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemerintah…

1 day ago

Polisi Diminta Tindak Tegas Pungli di Ruas Jalan Wisata Skori–Puay

Menurut Yunus, praktik penagihan uang kepada setiap pengunjung yang melintas di kawasan tersebut tidak dapat…

1 day ago

“Bagi Orang Papua, Menjaga Sagu Sama Dengan Menjaga Kehidupan”

   Festival yang berlangsung di halaman Kantor DPR Papua dan Kampus Universitas Cenderawasih itu bukan…

1 day ago

Program Jemput Bola Dukcapil Capai Hasil Positif

Program jemput bola yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jayapura terus menunjukkan…

2 days ago

Bukan Masalah Stok, Tapi Praktik Kecurangan yang Dibiarkan Masif

   Menurutnya, mata rantai penyalahgunaan Solar subsidi harus segera diputus karena dampaknya sudah sangat merugikan…

2 days ago