Categories: BERITA UTAMA

Boaz Dihukum 2 Laga

Boaz Solossa ( FOTO : Erik / Cepos)

JAYAPURA-Komite Disiplin PSSI memberikan sanksi kepada kapten Persipura Jayapura, Boaz Solossa atas insiden yang terjadi saat Persipura menghadapi tuan rumah Persela Lamongan di di Stadion Surajaya, Lamongan, Selasa (22/5) lalu.

Berdasarkan surat SK Komdis PSSI, Bochi panggilan akrabnya dinilai terbukti melakukan pelanggaran kepada pemain Persela Mawouna Kodjo. Oleh sebab itu, Komdis menjatuhkan hukuman 2 kali larangan bermain. Selain sanksi dua pertandingan, Boaz juga dijatuh denda sebesar Rp 10 juta.

Terkait sanksi Komdis PSSI tersebut, maka Boaz Solossa dipastikan absen di dua laga Persipura di Liga 1 2019 yaitu saat menghadapi PSS Sleman di Stadion Mandala Jayapura, Jumat (31/5) lusa dan melawan PSM Makassar di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Minggu (16/6) mendatang.  

Dengan sanksi Komdis ini, maka tim Mutiara Hitam julukan Persipura tidak bisa diperkuat dua ujung tombaknya yaitu Boaz Solossa dan Marinus Wanewar. Pasalnya Marinus yang pada laga menghadapi Persela Lamongan mendapat dua kartu kuning sehingga harus diusir wasit dari lapangan. 

Absennya dua striker Persipura ini membuat Pelatih Kepala Persipura, Luciano Leandro putar otak untuk mengisi lini depannya. Luciano mengakui, kehilangan kedua pemainnya, Boaz dan Marinus memang sangat merugikan timnya.

“Ya, Boaz adalah pemain penting untuk tim ini dan tentu kita rugi harus kehilangan Boaz. Begitu juga Marinus, kita tidak bisa mainkan karena kartu merah,” ungkap Luciano kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di Stadion Mandala Jayapura, Selasa (28/5).

Meskipun demikian, dengan skuad yang dimiliki timnya saat ini, Luciano tetap optimis bisa meraih poin penuh saat menjamu PSS Sleman.

“Saya percaya dengan pemain yang lain. Kita akan maksimalkan yang ada dan semoga kita bisa dapat poin di rumah sendiri,” tegasnya. (eri/nat)

newsportal

Recent Posts

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

58 minutes ago

BPKAD dan Bapperida Harus Evaluasi Ketat Serapan APBD 2026

Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., meminta Badan Pengelolaan Keuangan dan…

2 hours ago

TPP Diberikan Berdasarkan Kinerja ASN

Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait di Jayapura, Selasa, mengatakan ASN tidak boleh hanya hadir…

3 hours ago

Pemerataan Akses Energi Harus Jangkau Kampung Terpencil

   “Energi bukan sekadar soal pembangkit, jaringan dan investasi. Energi adalah kebutuhan dasar untuk menerangi…

4 hours ago

Kebutuhan Meningkat, PMI Ajak Warga Rutin Donor Darah

  Menurut Rustan, kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah secara sukarela saat ini mulai menunjukkan perkembangan…

5 hours ago

12 Tahun Injil di Skouw, Abisai Rollo: Generasi Muda Harus Takut Tuhan

   Abisai mengajak seluruh masyarakat di tiga kampung Skouw untuk menjadikan perjalanan 112 tahun Injil…

7 hours ago