Categories: BERITA UTAMA

Pelaku Pembunuhan Guru SMK Diburu

Kasubag Humas Polres Jayapura Kota, Iptu Jahja Rumra

JAYAPURA-Penyidik Satuan Reskrim Polres Jayapura Kota telah mengantongi identitas pelaku dugaan pembunuhan terhadap seorang guru SMK Negeri 3 Jayapura bernama Rusli (56). Dimana mayatnya ditemukan membusuk di jalan Alternatif Perumnas IV ke Perum Graha Yotefa, Distrik Heram, Rabu (14/8) lalu.

Kapolres Jayapura Kota, AKBP. Gustav R Urbinas melalui Kasubag Humas Polres Jayapura Kota, Iptu Jahja Rumra menerangkan bahwa tim yang sudah dibentuk sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“Saat ini pelaku  dalam pengejaran  tim yang telah dibentuk, semoga secepatnya bisa  tertangkap pelakunya,” jelas Jahja kepada Cenderawasih Pos, Selasa (27/8) kemarin.

Dalam kasus ini lanjut Jahja, sebanyak enam saksi telah dimintai keterangannya. Mulai dari lingkungan keluarga korban, serta orang-orang yang dianggap bisa mengetahui identitas pelaku pembunuhan terhadap guru SMK tersebut.

“Pelaku diperkirakan masih berada di wilayah Jayapura. Saat ini tim bekrja secara optimal untuk mengungkap kasus ini,” kata Jahja.

Untuk modusnya akan terkuak setelah pelaku bisa ditangkap. Sementara barang korban yang ikut hilang seperti sepeda motor yang digunakan korban dan handphone belum ditemukan hingga saat ini. 

Sekedar diketahui, dalam  kasus ini korban Rusli Pria berusia 56 tahun yang keseharian sebagai guru di SMKN 3 Jayapura, ditemukan tewas mengenaskan dengan kondisi tubuh sudah mulai membusuk di Jalan Alternatif Perumnas IV ke Perum Graha Yotefa, Distrik Heram, Rabu (14/8) sekira pukul 10.00 WIT.

Korban pertama kali ditemukan oleh Rimun Sawor yang saat itu hendak ke kampus dengan berjalan kaki dari Blok D Gunung menuju Graha Yotefa. Setibanya di dekat saluran air, saksi  mencium aroma tidak sedap, sehingga  langsung mencari sumber bau dan mendapati ada mayat di dalam saluran air.

Saksi langsung melaporkan kejadian tersebut kepada saksi dan selanjutnya menghubungi call center Polsek Abepura.

Sebelumnya Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas menyebutkan bahwa kasus tersebut tidak ada motif Curanmor, melainkan masuk dalam pembunuhan berencana dan dugaan ada indikasi keterlibatan orang dekat.

Untuk membuktikan hal tersebut, anggota Satuan Reskrim Polres Jayapura Kota masih bekerja di lapangan mencari bukti-bukti lain. Mulai dari korban keluar rumag hingga ditemukan tewas di lokasi kejadian.

Ia juga menyebutkan bahwa dari analisa sementara tewasnya guru tersebut bukan spontanitas ataupun pelaku Curas pada umumnya. Sebab Kota Jayapura menurutnya aman. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Tiap Kampung Adat Punya Ciri Khas, Tidak Bisa Dijual Sembarangan

Sesekali, ketika lelah menyapa, beberapa mama berdiri, menggoyangkan tubuh mengikuti irama musik, tawa pecah seketika.…

3 hours ago

Kantor Dipalang, Pelayanan Dialihkan ke Rumah Pribadi

Kantor Distrik Sentani kembali dipalang oleh pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan, Kamis (23/4). Aksi…

5 hours ago

Berharap Ada Anak Selatan Papua Masuk Pembinaan Timnas Futsal

Seleksi dilakukan langsung Pelatih Kepala Timnas Futsal Putra Indonesia Hector Souto. Pelatih asal Spayol ini…

6 hours ago

BBPJN Tangani Longsor di Ruas Jalan Trans Papua Segmen Yetti-Mamberamo

Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Balai Jalan (PJN) Wilayah II pada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional…

7 hours ago

KONI Audiens denan Gubernur Papsel Bahas Persiapan Pra-PON

Audiensi tersebut untuk membahas persiapan menghadapi Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) sekaligus menyampaikan laporan persiapan…

8 hours ago

Respon Cepost Polres Jayapura Bongkar Pemalangan

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Jayapura Iptu Slamet…

9 hours ago