Categories: BERITA UTAMA

Isu Demo, 200-an Warga Mengungsi

Aksi demo damai di halaman kantor Bupati Jayawijaya, Senin (26/8). ( FOTO : Denny/Cepos )

JAYAPURA-Sekira 200-an warga di Kabupaten Yahukimo memilih mengungsi di Mapolres Yahukimo, Koramil dan masjid, Minggu (25/8).  

Hal ini menyusul adanya informasi yang beredar bahwa akan dilakukan aksi demo terkait dengan persoalan rasis terhadap mahasiswa Papua yang ada di Surabaya dan Malang beberapa waktu lalu.

Kapolres Yahukimo, AKBP. Angling  Guntoro mengatakan, masyarakat mengungsi setelah mendengar isu akan ada demo. Isu  tersebut yang menyebabkan masyarakat merasa ketakutan.

“Tidak ada demo di Yahukimo. Ada yang sebar isu demo hingga membuat masyarakat di  Yahukimo merasa ketakutan lalu memilih mengungsi,” jelas Kapolres Angling Guntoro saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Senin (26/8).

Warga yang sempat mengungsi menurutnya telah kembali ke rumah mereka masing-masing dan sudah beraktivitas sebagaimana biasanya. Bahkan situasi di Yahukimo sendiri aman dan kondusif.

Mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, Kapolres mengaku telah melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait  yang ada di Yahukimo. Dalam hal ini pemerintah daerah, tokoh agama, dan para kepala suku untuk menenangkan hati masyarakat.

“Pasca demo Kamis (22/8) lalu di Yahukimo, patroli dialogos ditingkatkan di wilayah hukum kami sembari memberikan imbauan kepada masyarakat,” tuturnya. 

Dirinya mengimbau masyarakat Yahukimo untuk tidak terpancing ataupun terprovokasi dengan berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Selain iu, masyarakat diminta untuk sama-sama menjaga Yahukimo agar tetap kondusif dan saling mengingatkan.  

Secara terpisah Dandim 1702/ Jayawijaya, Letkol Inf. Candra Dianto menyebutkan situasi di La Pago secara umum tetap kondusif. Meskipun, Senin (26/8) ada aksi demo dua daerah yaitu Jayawijaya dan Pegunungan Bintang. 

Untuk Yahukimo diakuinya ada sedikit inseden yang terjadi sejak Minggu (25/8) malam. “Di Yahukimo itu ada teror yang dilakukan masyarakat lokal kepada masyarakat non Papua sejak malam. Namun karena hujan sehingga membuat aksi demo itu tidak berlangsung sampai dengan siang ini,” ungkapnya saat ditemui di kantor Bupati Jayawijaya usai aksi demo, Senin (26/8).

Kondisi di Kabupaten Yahukimo menurut Dandim Candra Dianto sudah kondusif. Masyarakat yang sempat mengungsi diakuinya sudah kembali ke tempat tinggalnya dan melakukan aktivitasnya seperti biasa.  (fia/jo/nat)

newsportal

Recent Posts

Tiap Kampung Adat Punya Ciri Khas, Tidak Bisa Dijual Sembarangan

Sesekali, ketika lelah menyapa, beberapa mama berdiri, menggoyangkan tubuh mengikuti irama musik, tawa pecah seketika.…

15 hours ago

Kantor Dipalang, Pelayanan Dialihkan ke Rumah Pribadi

Kantor Distrik Sentani kembali dipalang oleh pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan, Kamis (23/4). Aksi…

17 hours ago

Berharap Ada Anak Selatan Papua Masuk Pembinaan Timnas Futsal

Seleksi dilakukan langsung Pelatih Kepala Timnas Futsal Putra Indonesia Hector Souto. Pelatih asal Spayol ini…

18 hours ago

BBPJN Tangani Longsor di Ruas Jalan Trans Papua Segmen Yetti-Mamberamo

Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Balai Jalan (PJN) Wilayah II pada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional…

19 hours ago

KONI Audiens denan Gubernur Papsel Bahas Persiapan Pra-PON

Audiensi tersebut untuk membahas persiapan menghadapi Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) sekaligus menyampaikan laporan persiapan…

20 hours ago

Respon Cepost Polres Jayapura Bongkar Pemalangan

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Jayapura Iptu Slamet…

21 hours ago