

Frits Ramandey saat mengantar keberangkatan 100 pemuda dari Kota Jayapura di Pelabuhan Jayapura, sabtu (25/6). Para pemuda/pemudi ini akan mengikuti bakti iman dalam rangka menyukseskan sidang sinode ke-18 GKI di Tanah Papua, di Kabupaten Waropen. (FOTO:Frits Ramandey for Cepos)
Ikut Bakti Iman Untuk Sukseskan Sidang Sinode ke-18 GKI di Tanah Papua
JAYAPURA-Sebanyak 100 pemuda dari Kota Jayapura akan mengikuti kegiatan bakti iman dalam rangka menyukseskan penyelenggaraan Sidang Sinode ke-18 Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua yang akan digelar di Kabupaten Waropen.
Frits Ramandey selaku panitia transit wilayah 1 menyampaikan, pemuda adalah harapan dari gereja dan juga merupakan tumpuan dari masa depan suatu bangsa. Sebabnya kehadiran dan peran pemuda di setiap kesempatan serta momen memiliki dampak besar di tegah masyarakat dan itu dimulai dari gereja .
Untuk itu, panitia transit peserta sidang sinode ke-18 GKI Wilayah 1 Jayapura yang membawahi 25 klasis tidak hanya mengurus penjemputan peserta duta-duta Yesus tapi juga mengirim sebanyak 100 pemuda/pemudi dari berbagai denominasi gereja juga pemuda Muslim asal Kabupaten Waropen untuk terlibat pada bakti iman, mengawali sidang sinode 18 GKI di tanah Papua yang digelar tanggal 18-24 Juli 2022.
“Sebanyak 100 pemuda yang akan berangkat, meminta bahwa kehadiran pemuda haruslah memberikan pengabdian yang tulus bagi masyarakat dalam momen mempersiapkan sidang sinode 18. Karena dalam konteks theologis persembahan yang baik dan benar bagi Tuhan adalah bagaimana mempersembahkan tubuh dan kerja kesaksian orang muda untuk Tuhan,” kata Frits.
Frits juga berpesan, sidang sinode di Waropen adalah pesta iman yang akan menghadirkan para pendeta di seluruh tanah Papua untuk mengikuti sidang 5 tahunan dalam mekanisme pengambilan keputusan, tapi juga sekaligus pemilihan pimpinan sinode GKI sebagai gereja yang memiliki peran dan pengaruh sangat luas di Papua tapi juga dunia. Karena GKI sebagai anggota PGI dan juga anggota Persekutuan Dewan Gereja Sedunia.
Adapun mayoritas pemuda yang dikirim adalah mahasiswa/mahasiswi. Karena itu dalam bakti iman yang melibatkan pemuda gereja lain di Waropen haruslah menunjukkan sebuah komitmen pembaharuan.
“Dengan demikian pemuda meletakkan sebuah warisan yang meyakinkan masyarakat dan generasi bahwa pemuda telah siap untuk mengambil tongkat estafet dari generasi tua untuk melanjutkan pembangunan,” ucap Frits
Dikatakan, kehadiran 100 pemuda dari wilayah Jayapura akan bergabung dengan pemuda denominasi lain akan melakukan kerja bakti membersikan pantai dan wilayah-wilayah pelaksanaan sidang serta tempat tempat wisata sepanjang Urfas sampai Waren. (fia/nat)
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…