Categories: BERITA UTAMA

Datangkan Teknisi, Telkom Masih Lakukan Tracing

Gangguan Internet Tak Ada Kaitan Kejadian di Sorong

JAYAPURA-Hingga Rabu (26/1) kemarin, jaringan internet yang terjadi di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom dan Kabupaten  Sarmi, belum normal.

Sejak mengalami gangguan, Selasa (25/1) lalu, PT. Telkom wilayah Papua masih mencari penyebab gangguan yang belum diketahui. Bahkan teknisi dari Telkom pusat telah didatangkan ke Witel Papua di Base-G, Kota Jayapura, untuk melakukan tracing untuk mengetahui penyebab jaringan internet yang belum pulih 100 persen.

General Manager Wilayah Telkom Papua, Sugeng Widodo mengakui, pihaknya masih melakukan tracing untuk mengetahui penyebab gangguan jaringan internet. Tracing ini dilakukan teknisi Telkom dari pusat yang tiba di Kota Jayapura, kemarin (26/1).

Gangguan jaringan internet ini menurut Sugeng tidak ada sangkut pautnya dengan kejadian di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat atau hal lainnya.

 “Penyebab gangguan darurat, kita belum tahu. Kita sudah datangkan petugas teknik dari Telkom pusat untuk melakukan tracing. Apa penyebabnya, satu persatu komponen dilihat. Kami berharap gangguan darurat ini secepatnya bisa segera diatasi,  mungkin kalau bisa hari ini (kemarin-red) bisa pulih dan kita doakan secepatnya,” ucapnya kepada Cenderawasih Pos, kemarin.

Gangguan ini diakui Sugeng, mengakibatkan kerugian besar bagi Telkom Papua. Sehingga opini sebagian publik yang mengait-ngaitkan gangguan ini dengan  kejadian di Kota Sorong atau agenda lainnya, sangat tidak beralasan.

“Dalam rangka membantu pemulihan walaupun belum bisa 100 persen,  Telkom telah melakukan pararel network SMPCS dan satelit dalam penanganan proses troubel shoting,” ucapnya.

“Kami mohon maaf kepada masyarakat dan pelanggan Telkom atas ketidaknyamanan yang dirasakan. Kami tetap berusaha semaksimal mungkin mengupayakan perbaikan agar dapat diselesaikan layanan internet bisa dipulihkan,” tutupnya.

Gangguan jaringan internet ini sangat dikeluhkan masyarakat khususnya para driver ojek online. Beberapa driver ojek online Gojek dan Grab yang ditemui di daerah Kotaraja mengeluh karena tidak bisa bekerja secara maksimal. Mereka berharap pihak Telkom bisa memberikan solusi agar gangguan jaringan internet tidak selalu terjadi di Papua khususnya di Kota Jayapura.

“Telkom harus punya jaringan back up yang maksimal jika memang terjadi gangguan kabel fiber optik yang kecepatan internetnya sama. Jangan sampai terulang lagi seperti Selasa kemarin. Saat jaringan benar-benar error, kami sudah dapat pesanan makanan untuk diantar ke pelanggan, akhirnya tidak bisa diantar karena putus komunikasi. Akibatnya makanan yang dipesan tidak bisa diuangkan,” ucap salah seorang driver ojek online yang minta namanya tidak dikorankan.(dil/nat)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: EKBIS

Recent Posts

Wali Kota: Awasi Pembangunan di Kawasan Rawan Bencana!

  Perhatian tersebut terutama menyangkut aktivitas pembangunan di kawasan yang memiliki potensi rawan bencana, seperti…

11 hours ago

Jangan Biarkan Warga Sipil Jadi Korban Konflik

  Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) memberikan perhatian serius terhadap pernyataan-pernyataan yang disampaikan…

11 hours ago

Layanan Publik Harus Tepat Waktu dan Bebas Pungli

   Abisai menegaskan, pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara konsisten sesuai standar dan waktu yang…

15 hours ago

Pemprov Bentuk Tim Aset Untuk Tangani Sengketa Tanah

  Gubernur Papua, Matius Fakhiri mengatakan, pembentukan tim dilakukan untuk memastikan kejelasan status dan riwayat…

15 hours ago

Perkuat Tata Kelola Daerah, Pemprov Bentuk Tiga OPD Baru

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua membentuk tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru sebagai bagian dari upaya…

22 hours ago

Tiga Ruangan Baru di RSUD Wamena Diresmikan

Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…

23 hours ago