Categories: BERITA UTAMA

Pemda dan DPRK Puncak Pertegas Telah Menangani Persoalan Pengungsi

Ketua DPRK Puncak, Thomas Tabuni, juga membantah tudingan bahwa DPR Puncak tidak peduli maslaah tersebut. Ia mengatakan, DPRK telah mengunjungi lokasi pengungsian, menyerap aspirasi masyarakat, dan menyalurkan bantuan, bahkan menggunakan dana pribadi.

“Kami tidak pernah menyalahgunakan uang rakyat. Justru kami ikut membantu secara langsung. Dan segala aspirasi para pengungsi telah kami buatkan dan akan kami laporkan kepada pemda untuk ditindaklanjuti,” tegasnya (rel/ade).

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Perkuat Pemberdayaan Linmas untuk Ketertiban dan Ketahanan SosialPerkuat Pemberdayaan Linmas untuk Ketertiban dan Ketahanan Sosial

Perkuat Pemberdayaan Linmas untuk Ketertiban dan Ketahanan Sosial

Kegiatan yang digelar oleh Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Papua dan Satpol PP Kabupaten Sarmi…

1 day ago

Gubernur Briefing Seluruh Perangkat Layanan Kesehatan

Gubernur mengatakan, langkah itu merupakan tindak lanjut dari hasil audit Kementerian Kesehatan yang dilaksanakan atas…

1 day ago

377 Kepala Keluarga Terdampak Banjir dan Longsor di Kabupaten Jayapura

Kepala BPBD Kabupaten Jayapura, Lefinus Ragainaga, menjelaskan bahwa dari total tersebut, 345 KK merupakan warga…

1 day ago

Yahukimo Tegang, Seorang Pelajar Dilaporkan Tewas Terkena Serpihan Bom

Dikatakan perwakilan mahasiswa ini tindakan sewenang-wenang ini itu bukan hal tetapi sering terjadi. Karena itu…

1 day ago

Waket III DPRK Jayapura Desak Penegak Hukum Periksa Mantan Pengurus Perusda

Desakan ini disampaikan karena adanya dugaan penyimpangan penggunaan penyertaan modal yang nilainya mencapai sekitar Rp11…

1 day ago

Puncak Jaya “Menyala” Lagi, Satu Tewas

Kapolres Puncak Jaya, AKBP Achmad Fauzan, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, bentrok bermula ketika…

1 day ago