Categories: BERITA UTAMA

Roh Ideologi Papua Merdeka Dicedarai Kekerasan

JAYAPURA-Praktisi Hukum dan Ahli Hukum Tata Negara, Dr. Anthon Raharusun, SH., MH menilai ideologi politik Papua merdeka belum mengancam dan membahayakan stabilitas bangsa.

Kenapa demikian ? Menurut Anthon Raharusun, sebab ideologi tersebut, bukan sebuah ideologi yang radikal. Tetapi dilain sisi, cara-cara yang dilakukan kelompok ini menurut dosen di STIH Biak ini seringkali sangat ekstrim.

“Misalnya OPM menurut saya walaupun tujuan mereka adalah merdeka, tetapi merdeka dalam pengertian yang menggunakan tindakan-tindakan kekerasan,” tegas Anthon kepada Cenderawasih Pos.

Menurut pria lulusan S-3 Universitas Indonesia (UI) ini, kalau pun Papua saat ini mengangkat aspirasi politik Papua merdeka. Itu belum menjadi sebuah ideologi, ini hanya aspirasi politik dalam konteks demokrasi lokal.

Tetapi apakah politik lokal ini mengancam NKRI, menurutnya politik lokal tidak mengancam. Alasannya, yang disampaikan adalah hal-hal yang terkait dengan kebijakan kebijakan pemerintah yang diselipkan dalam tanda kutip seolah olah ada ideologi  politik merdeka.

“Dari sisi jumlah orang berekspresi menurut saya tidak banyak, hanya segelintir orang yang ingin memisahkan diri. Itu karena mungkin mereka  merasa ada diskriminasi dalam tanda kutip diskriminasi dalam berbagai kebijakan, mereka merasa bukan bagian dari bangsa ini,” terangnya.

Menurut Anthon, jika ideologi politik dilakukan dengan tindakan-tindakan kekerasan maka  roh ideologi merdeka tidak akan dihormati oleh bangsa mana pun di dunia. Sebab mereka (OPM-red) menghilangkan nyawa manusia secara paksa dan ini pelanggaran HAM.

“Seringkali orang mengidentikan pelanggaran HAM dengan kekuasaan negara atau alat-alat kekuasaan negara yakni TNI-Polri. Sekarang persoalannyan kalau OPM itu melakukan tindakan-tindakan pembunuhan terhadap nyawa seseorang apa dia bukan  pelanggaran HAM ?,” tanyanya.

“Jadi jangan  kita melihat konteks ideologi merdeka itu dalam konteks seperti yang dilakukan oleh  kelompok-kelompok separatis yang ada, berbeda persoalan Papua dan Timur Timor (sekarang Timor Leste), ia punya sejarah yang berbeda,” sambungnya.

Ia juga menyebut bahwa kebijakan pemekaran salah satu bagian untuk memperkecil ruang gerak daripada aspirasi politik Papua merdeka.

“Artinya kebijakan pemekaran merupakan bagian daripada kebijakan negara dan pemerintah dengan tujuan mensejahterakan masyarakat papua dalam NKRI. Jadi jika ada hal hal yang  kurang dari pemerintah diperbaiki,” terangnya.

Anthon juga mengingatkan negara untuk tidak perlu berlebihan bertindak kepada orang Papua. Menurutnya, pendekatan atau cara yang dilakukan Presiden Dr. K.H. Abdurrahman Wahid, atau yang akrab disapa Gus Dur, dalam mempertahankan Papua,  patut jadi perhatian. Dimana Presiden Gus Dur mengizinkan orang Papua melakukan kongres rakyat Papua, termasuk mengangkat bendera bintang kejora.

“Yang terpenting bendera tersebut tidak boleh lebih tinggi dari bendera merah putih, dan itu semua terjadi di zaman Gus Dur. Itulah salah satu cara almarhum Gus Dur mempertahankan Papua dalam NKRI dengan memberikan solusi politik yang menghargai identitas lokal. Harusnya pemerintah saat bisa mencontohi apa yang dilakukan Gus Dur untuk Papua, sehingga rakyat Papua tidak menaruh dendam untuk negara ini,” tutupnya. (fia/nat)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: KKBPAPUA

Recent Posts

Indonesia Butuh Keseimbangan Antara Pertumbuhan dan Stabilitas

Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…

12 hours ago

Transaksi Sabu 12,35 Gram Lewat Ekspedisi Digagalkan

   IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…

13 hours ago

Pendapatan Naik Rp78 Miliar, Belanja Bertambah Rp83 Miliar

   Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…

14 hours ago

Perubahan Kehidupan Setelah Menerima Injil, Membuat Ondoafi Skouw Tergerak Hatinya

  Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…

15 hours ago

56 BLUD di Tanah Papua, Baru 4 Punya Regulasi Fleksibilitas PBJ

Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…

16 hours ago

Sidak Kelurahan Waena, Penyaluran Bansos Hingga Lingkungan Jadi Atensi

  Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…

20 hours ago