Categories: BERITA UTAMA

Soal Amunisi OPM, Bahaya Jika Tak Dijelaskan

Dosen jurusan hukum  internasional Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Fery Kareth, SH., M.Hum

JAYAPURA-Pihak Polda Papua dan Kodam XVII Cenderawasih diminta memberikan penjelasan terkait informasi yang disampaikan oleh pengamat sosial politik, Marinus Yaung yang menyebut bahwa disinyalir ada oknum-oknum aparat keamanan yang menjual amunisi diakhir masa tugasnya kepada pihak TPN/OPM. 

Informasi tersebut diperkuat dengan gambar yang menunjukkan ratusan peluru yang digelar di dalam honai dan ada beberapa pria yang diduga dari kelompok TPN/OPM. Menurut dosen jurusan hukum  internasional Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Fery Kareth, SH., M.Hum., bila informasi tersebut mendapat klarifikasi konkrit maka publik akan mempercayai bahwa betul ada penjualan amunisi yang dilakukan oknum aparat keamanan kepada kelompok sipil bersenjata.

 “Ini bahaya bila tak segera diklarifikasi dan saya lihat sudah dua hari beredar namun pihak yang dituding tak merespon serius. Kemarin saya membaca pihak Kodam ada bersuara tapi tak lengkap juga,” kata Fery melalui ponselnya, Rabu (24/7) kemarin. Apalagi penyampaian dari Marinus Yaung menurutnya dilengkapi dengan gambar sehingga bila publik tak mendapat informasi yang berimbang maka otomatis publik akan menerima  bahwa ini kabar yang benar. Harusnya diberikan penjelasan atau klarifikasi apakah betul seperti itu atau tidak. 

 “Harusnya internal Kodam dan Polda bisa mensikapi ini, bukan dibiarkan menjadi bola liar begitu saja,” bebernya. Namun disini Fery juga mempertanyakan kapasitas Marinus Yaung yang memberi informasi seperti itu. 

“Nah dia menulis atau berkomentar sebagai apa? Apakah dosen atau pengamat politik. Sebab kalau di kampus Uncen saya jarang bertemu  Marinus Yaung. Ini juga harus jelas,” katanya. 

Selain itu Marinus Yaung dikatakan harus bisa mempertanggungjawabkan informasi yang sudah dibuang agar tidak  sekedar menyudutkan satu dua pihak. “Saya pikir Marinus Yaung juga perlu menjelasan dasar dia menyampaikan informasi tersebut apa,” pungkasnya. (ade/nat) 

newsportal

Recent Posts

Atasi Ketimpangan Layanan Medis, Dokter dan Perawat Papua Harus Perkuat Skill

Papua Surgical Update (PSU) 2026 ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari dokter spesialis,…

13 hours ago

Pasca Penertiban, Pemkot Didesak Data Ulang Pedagang

Pares menyatakan, Komisi C secara penuh mendukung langkah tegas Pemkot Jayapura dalam menertibkan area pasar.…

20 hours ago

Terindikasi Melanggar, Ribuan Barcode BBM Bersubsidi Diblokir

   Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua dan Maluku Ispiani…

21 hours ago

Pemilihan Rektor Uncen Jadi Agenda Prioritas

   Untuk memastikan roda organisasi dan pelayanan akademik tidak terhenti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan…

22 hours ago

Gubernur: Layanan Pertanahan Harus Menjangkau Pelosok!

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mendorong pelayanan pertanahan dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah pelosok melalui…

23 hours ago

Manfaatkan Dana Kampung untuk Kembangkan Potensi Lokal

  Abisai menilai, kearifan lokal dan berbagai potensi yang dimiliki setiap kampung merupakan kekayaan yang…

1 day ago