Categories: BERITA UTAMA

Pilot Susi Air Akan Dirujuk ke Solo

JAYAPURA-Setelah berhasil dievakuasi oleh tim gabungan, kondisi korban pesawat Susi Air PK BVM yang jatuh di Kabupaten Paniai kini tengah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Mimika. Begitu pula dengan pilot Dayle Peter Houzet.

Hanya saja kabar sang pilot langsung menjalani operasi pada tulang kaki sebelah kiri. Ia dioperasi dalam kondisi sadar dan rencananya Sabtu (25/6) hari ini akan dirujuk ke  rumah sakit khusus orthopedic yang berada di Solo,  Jawa Tengah.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH., saat dikonfirmasi mengatakan kondisi  terkini perkembangan penumpang pesawat yang selamat. “Setelah menjalani operasi kondisi pilot dilaporkan dalam keadaan sadar dan rencananya  besok (hari ini, red)  akan dirujuk ke Jawa Tengah untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” ungkap AM Kamal saat dihubungi melalui telepon, Jumat (24/6).

AM Kamal menambahkan, untuk kondisi korban atas nama Lukas Dimbau yang dirawat di kamar bangsal Mambruk 1, kondisinya saat ini telah sadar dan menunggu waktu untuk tindakan medis karena korban masih mengalami keluhan sakit di bagian perut sebelah kanan.

“Selain itu di kamar yang sama korban Philipus Dimbau kondisinya juga dalam keadaan sadar dan menunggu waktu tindakan medis, pasien mengalami keluhan sakit dibagian tangan kiri dan dada,” kata Kamal.

Sedangkan untuk korban atas nama Antadiana Dimbau yang mana kondisinya saat ini telah sadar dan juga telah dilakukan tindakan medis berupa operasi. Sebelumnya korban mengalami keluhan sakit di bagian kepala dan seluruh badan. Korban dalam keadaan sadar setelah menjalani operasi. “Sementara untuk korban Piken Dimbau saat ini sedang dilakukan tindakan medis berupa operasi dan yang atas nama Leo Dimbau dan Antinus Dimbau telah berada di Kabupaten Paniai karena kondisi kedua korban selamat dan tidak mengalami luka-luka,” tambahnya.

AM Kamal menjelaskan, untuk mengungkap penyebab jatuhnya pesawat, tim dari KNKT akan melakukan investigasi dan rencana pengambilan kotak hitam yang sampai hari ini masih berada di lokasi kejadian. Pasalnya kemarin personel masih lebih difokuskan untuk mengevakuasi para korban. “Untuk hari ini KNKT baru tiba di Timika dan direncanakan pengambilan kotak hitam yang sampai hari ini masih berada dilokasi kejadian,” tutup Kamal. (ade/nat)

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

2 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

3 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

4 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

5 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

6 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

7 hours ago