Categories: BERITA UTAMA

Sembilan Ditangkap, Satu Melarikan Diri

NARAPIDANA KABUR: Aparat Kepolisian bersama petugas Lapas Abepura dibantu warga saat mengepung salah seorang narapidana yang bersembunyi di rumah warga di samping Lapas Abepura, Rabu (24/4). ( FOTO : Takim/Cepos)

Manfaatkan Waktu Besuk, 10 Warga Binaan Lapas Abepura Kabur

JAYAPURA-Masyarakat Abepura khususnya yang tinggal di sekitar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Abepura kembali dihebohkan dengan kaburnya 10 orang warga binaan Lapas Abepura, Rabu (24/4). 

Dari informasi yang dihimpun Cenderawasih Pos, 10 warga binaan Lapas Abepura ini kabur saat memanfaatkan jam besuk sekira pukul 11.00 WIT. Mereka kabur dengan cara menjebol kawat di salah satu sisi kintal Lapas menggunakan dua besi dan selanjutnya menggunakan kain yang disambung untuk memanjat tembok Lapas.

Beruntung kaburnya 10 warga binaan ini berhasil di lihat petugas jaga yang langsung mengeluarkan tembakan peringatan sehingga petugas lainnya merespon dengan melakukan pengejaran.

Setelah mendapat bantuan aparat Kepolisian dari Polsek Abepura dan Polres Jayapura Kota, 9 dari 10 warga binaan yang berusaha kabur berhasil ditangkap dan diamankan. Sementara satu lainnya berhasil meloloskan diri dan saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). 

Pembinaan Narapidana dan Anak Didik Lapas Abepura, T. Sitanggang mengakui adanya 10 warga binaan yang berusaha kabur dengan cara menjebol pagar kawat di salah satu sisi kintal Lapas menggunakan dua besi. 

“Setelah pagar tersebut berhasil dijebol, 10 warga binaan ini berusaha lompat tembok menggunakan kain yang sudah diikat atau disambungkan,” ungkapnya kepada wartawan, kemarin.

Sitanggang mengatakan, 9 dari 10 warga binaan yang kabur berhasil diamankan dan saat ini masih dalam pemeriksaan untuk mengungkap motif serta dalang dari kaburnya 10 warga binaan tersebut.

“Kami juga masih belum bisa pastikan dua besi yang digunakan untuk membobol pagar kawat berasal dari mana. Kami akan menyelidiki lebih lanjut,” tuturnya. 

Secara terpisah, Kapolres Jayapura  Kota, AKBP. Gustav R. Urbinas, SH., S.IK., mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan 9 warga binaan Lapas Abepura yang berusaha kabur. Sementara satu warga binaan lainnya hingga kemarin masih dalam pengejaran.

“Berkat kerja sama kami di lapangan, 9 orang berhasil kita amankan. Selanjutnya akan dilakukan penyelidikan untuk mengungkap kaburnya warga binaan ini,” jelasnya. 

Kaburnya 10 warga binaan Lapas Abepura ini juga mendapat perhatian Wakapolda Papua, Brigjen Pol Yakobus Marjuki datang langsung ke Lapas Abepura saat mengetahui adanya warga binaan yang akbur. 

Dalam kunjungannya itu, Wakapolda memberikan arahan kepada petugas Lapas terkait dengan adanya ancaman khususnya terhadap anggota yang piket jaga.

Apabila terjadi ancaman, Wakapolda meminta petugas bertindak tegas dengan melumpuhkan para pelaku agar tindakan mereka tidak sampai berkembang.

“Jika Lapas Kelas II A Abepura butuh perkuatan, segera disampaikan kepada Kepolisian. Supaya ada penambahan dari Polri dan jika masih kurang maka pihak TNI siap membantu. Inilah yang kita sebut dengan sinergitas,” ucap Wakapolda Yakobus Marjuki.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal menyebutkan kaburnya warga binaan dari Lapas Abepura terjadi pada saat jam besuk tahanan.  Dimana petugas Lapas sedang sibuk untuk mengawasi kegiatan kunjungan tersebut.

“Dari 10 orang warga binaan yang melarikan diri, 9 orang telah diamankan. Sementara satu orang atas nama Ambo Mompo masih dalam pencarian,” ungkap Kamal.

Lanjut Kamal, masyarakat yang mengetahui keberadaan warga binaan yang belum ditangkap tersebut agar segera melapor ke kantor Kepolisian terdekat untuk diserahkan kembali ke pihak lapas guna kembali menjalanan masa tahanan. (kim/fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Kemendikdasmen Buka Kuota Guru CPNS Tahun 2027

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen Nunuk Suryani sebelumnya menjelaskan, pemenuhan ratusan…

7 hours ago

Papua Utara Akan Genapi Tujuh Wilayah Adat

Anggota Komisi II DPRP dari Daerah Pemilihan (Dapil) Biak Numfor dan Supiori, Johanes Wakum, menyatakan…

8 hours ago

Muller Korban Kedua Persipura?

Jika betul tak masuk skema Persipura maka bisa dibilang Muller adalah orang kedua yang didepak…

9 hours ago

Dari Beban Belanja Perlu Diperhatikan hingga Seberapa Dekat Papua dengan Masa Depan Pasifik

Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Cenderawasih, Yakobus Richard, mengatakan evaluasi terhadap kinerja kepala…

10 hours ago

Kejati Papua akan Periksa Mantan Sekwan

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk menelusuri penggunaan anggaran perjalanan dinas yang selama periode tersebut mencapai Rp44,23…

11 hours ago

Karhutla di Papsel Ganggu Penerbangan di Mimika

Kabut asap pekat menyelimuti wilayah Timika dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir. Badan Meteorologi, Klimatologi,…

17 hours ago