Categories: BERITA UTAMA

Pemkot Targetkan Rp 5 Miliar dari Retribusi Sampah

JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) menargetkan Rp 5 miliar dari retribusi sampah domestik atau rumah tangga pada  tahun 2025.

  Hal itu disampaikan oleh, Kepala bidang Pengelolaan Persampahan dan Limbah B3, Agustinus Jitmau kepada Cenderawasih Pos, di Abepura, Jumat (21/3). “Kita diberi target  Rp 5 Miliar untuk satu tahun kedepannya (2025) dari sektor distribusi sampah rumah tangga,” kata Agustinus.

   Menurutnya, target tersebut merupakan target yang diberikan oleh Pemerintah Kota Jayapura dari retribusi sampah Kota Jayapura. Oleh karena itu ia berharap partisipasi masyarakat dalam menjalankan retribusi ini.

  Tak hanya itu, ia juga berharap dukungan dari distrik dan kelurahan untuk menjalankan dan sekaligus mensosialisasikan  Peraturan daerah (Perda) tersebut kepada warganya masing-masing.

  “Karena yang punya warga itu teman-teman dari distrik dan Kelurahan, untuk mengajak masyarakat aktif dalam membayar retribusi sehingga target kita Rp 5 miliar itu bisa tercapai,” harapnya.

  Agustinus menjelaskan guna pencapaian target pendapatan itu maksimal, maka Pemkot Jayapura terutama kepala distrik dan kelurahan terus memasifkan sosialisasi kepada masyarakat. Sebab, dari sejumlah temuan di lapangan, masih banyak masyarakat belum sadar terhadap retribusi.

   Diakuinya sejak Perda itu ada tahun 2023, DLHK dan Bapenda Kota Jayapura rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat hingga sekarang ini, sekaligus melakukan pendataan dan penarikan retribusi.

  “Kami terus menggencarkan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Karena pelayanan sangat berpengaruh terhadap kepatuhan membayar retribusi,” ucap Agustinus.

  Ia menambahkan, DLHK juga terus berupaya memantapkan inovasi e-Simpada yang merupakan aplikasi khusus untuk memeriksa status retribusi sampah yang telah dibayar masyarakat.

  “Aplikasi ini mudah diakses masyarakat. Cukup melalui Android, informasi kebersihan dan retribusi sampah dapat dipantau, ” tandasnya. (kar/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Longsor Susulan di Tembagapura, Dua Honai Hanyut

Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…

7 hours ago

Dekai Menghangat, Dua Warga Jadi Sasaran Tembak

Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…

7 hours ago

Depapre Jadi Basis Perikanan Papua

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…

8 hours ago

Pusara Demo Bukan di Papua Harusnya Aksi Menyesuaikan Lokasi

"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…

8 hours ago

Cuaca Ekstrem Membayangi Sejumlah Wilayah di Papua

Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…

9 hours ago

Bekerja Bukan Lagi Soal Ideal, Tapi Kebutuhan yang Tak Bisa Ditunda

Di Papua, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei tidak hanya menjadi…

10 hours ago