Categories: BERITA UTAMA

Diterjang Banjir Bandang, Jembatan Abenaho Ambruk

JEMBATAN AMBRUK: Seorang warga Distrik Abenaho, Kabupaten Yalimo sedang melihat kondisi Jembatan Abenaho yang ambruk diterjang banjir bandang, Senin (22/2). Ambruknya jembatan ini mengakibatkan jalan yang menghubungkan Wamena dengan Kabupaten Yalimo terputus. (FOTO: PJN Wilayah IV Wamena for Cepos )

WAMENA-Jembatan yang menghubungkan Kabupaten Jayawijaya dengan Kabupaten Yalimo di Distrik Abenaho ambruk diterjang banjir bandang, Senin (22/2).

Jembatan memiliki gelagar baja namun berlandaskan kayu tersebut, tak kuat menahan terjangan air dan material batu, hingga akhirnya ambruk. Ambruknya jembatan di Distrik Abenaho ini mengakibatkan  jalan yang menghubungkan Kabupaten Jayawijaya dengan Yalimo, terputus.

Kepala Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah IV Wamena, Andarias Tangkebaru menyebutkan, jembatan yang ambruk tersebut berada di Km 63 dari arah Wamena ibukota Kabupaten Jayawijaya. “Jembatan tersebut berada di wilayah Distrik Abenahor Kabupaten Yalimo. Hujan deras yang mengguyur wilayah Lapago dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan banjir. Air deras dari atas gunung, juga membawa batu besar yang akhirnya menghantam jembatan hingga ambtruk,” jelas Andarias kepada Cenderawasih Pos, Senin (22/2).

Ambruknya jembatan di Distrik Abenaho menurut Andarias mengakibatkan ruas jalan yang menghubungkan Kabupaten Jayawijaya dengan Yalimo terputus. “Ruas jalan putus total dan tidak bisa dilalui mobil maupun motor,” ungkapnya.

Andarias mengatakan, pihaknya telah menurunkan personel untuk mengecek seberapa parah kerusakan jembatan akibat terjangan banjir bandang tersebut. Selain itu, pihaknya juga sudah memobilisasi alat berat untuk membersihkan material batu yang menghantam jembatan hingga ambruk. “Untuk pembersihan kami harapkan bisa secepatnya dilakukan. Namun tentunya tidak bisa dalam satu hari. Sebab tergantung mobilisasi alat berat ke sana,” ujarnya.

Saat ini pihaknya belum bisa berbicara mengenai perbaikan sementara. Sebab pihaknya saat ini masih fokus untuk membersihkan material banjir bandang sebelum melakukan perbaikan atau membangun jembatan darurat.

“Kami bersihkan dahulu baru kita bisa lihat kondisinya. Kami akan membuat jembatan alternatif agar ruas jalan Wamena-Yalimo bisa dilalui kendaraan. Karena masalah akses jembatan ini untuk kemanusiaan, sehingga pasti kita berpikir bagaimana agar jalan ini bisa dilalui,” pungkasnya. (jo/nat)

newsportal

Recent Posts

Curanmor Dominasi Kejahatan di Kab.Jayapura, Mei Tertinggi Capai 61 Kasus

Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih menjadi salah satu tindak kriminal yang paling menonjol di…

14 hours ago

Polres Biak Amankan Belasan Kendaraan yang Dimodifikasi

Kendaraan-kendaraan itu ada yang dimodifikasi dengan tangki dengan ukuran besar dari ukuran standar. Operasi penertiban…

15 hours ago

Anggaran Terbatas, Pemprov Papsel  Tunda Penambahan OPD

“Untuk pembentukan OPD yang baru, sudah pernah kita ajukan berdasarkan analisis kebutuhan kelembagaan yang dilakukan…

16 hours ago

Tekad Cawor Kembalikan Persipura ke Liga 1

Ricky Cawor resmi kembali bergabung dengan tim Persipura Jayapura untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim…

17 hours ago

Pengemudi Ayla Merah Ditahan di Polresta Jayapura

   Seluruh identitas pengemudi serta korban yang merupakan satu keluarga kini telah teridentifikasi secara pasti.…

18 hours ago

Andika Wisnu Kerja Keras Demi Kejayaan Tim

Mantan pemain PSBS Biak itu memiliki tekad besar untuk bisa mempersembahkan prestasi bagi tim kebanggaan…

19 hours ago