Categories: BERITA UTAMA

Tim SAR Pastikan Tidak Ada Speed Boat Terbalik

Zainul Thahar ( foto: Yewen/Cepos)

Kakansar: Kami Mohon Maaf Atas Informasi Mengenai Speed Boat Terbalik 

JAYAPURA-Kabar mengenai adanya speed boat terbalik dan mengakibatkan 8 orang dalam pencarian di Laut Utara Kabupaten Sarmi ternyata tidak ada. Sebab informasi yang dirilis Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura yang diterbitkan Cenderawasih Pos, Rabu (22/1) kemarin, merupakan kejadian bulan Desember 2019 yang lalu.

Hal ini dipastikan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura Pos SAR Sarmi ketika langsung meninjau lokasi dimana tempat dikabarkan adanya  speed boat terbalik oleh anggota KPLP Sarmi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura, Zainul Thahar, memastikan bahwa informasi mengenai speed boat yang terbalik di Laut Utara Kabupaten Sarmi merupakan kejadian yang sudah lama, yaitu kejadian pada bulan Desember 2019 yang lalu. Hanya saja, menurut Zainul informasi yang disampaikan terlambat oleh anggota KPLP Sarmi.

“Ternyata berita speed boat terbalik itu adalah berita tanggal 17 Desember 2019 yang lalu,” kata Zainul, saat dihubungi cenderawasih pos melalui telepon selulernya, Rabu (22/1).

Zainul mengatakan bahwa sejak pihaknya menerima informasi bahwa adanya speed boat yang terbalik, maka dirinya langsung memerintahkan kepada anggota Pos Sarmi untuk mengecek langsung. Setelah dilakukan pengecekan teryata tidak ada kejadian tersebut.

“Kejadian ini memang bulan Desember lalu, tetapi baru didengar karena faktor informasi dari anggota KPLP, sehingga kami sudah cek langsung terjadi tidak ada peristiwa tersebut,”ujarnya,

Untuk itu, Zainul meminta maaf atas informasi yang telah beredar diberbagai media cetak maupun elektronik terkait speed boat yang terbalik, padahal ini kejadian sudah lama.

“Kami mohon maaf atas informasi yang telah beredar ini. Karena informasi ini sebenarnya sudah lama dan tidak ada kejadian yang terjadi di Sarmi yang berkaitan dengan terbaliknya Speed Boat,” ucapnya. 

Sementara itu, Kapolres Sarmi AKBP Hapry Lanudjun menyampaikan tak benar adanya speed boad terbalik dan 8 orang lainnya dilakukan pencarian.

“Saya sendiri belum dapat informasi kalau ada yang hilang, namun speednya mogok iya. Kejadian tersebut terjadi pada 17 Januari lalu,” ucap Kapolres saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya, Rabu (22/1).

Menurut kabar yang diperolehnya yaitu adanya speed boat yang mengalami gangguan mesin beberapa waktu yang lalu. “Saya rasa ini ada mis komunikasi, semuanya selamat karena hanya mesin yang rusak bukan terbalik,” ungkapnya.(bet/fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Seorang Sopir Maxim Dibekuk Terciduk Jual Puluhan Amunisi

Pelaku yang berprofesi sebagai sopir transportasi online (Maxim) ditangkap di Jalan Manokwari, tepatnya di samping…

14 hours ago

Kasus Pembakaran Anak di Sentani Harus Tuntas

Selain penegakan hukum, pemerintah juga menekankan pentingnya penguatan perlindungan anak dan pola pengasuhan dalam keluarga…

14 hours ago

Tujuh Jadi Tersangka Pembunuhan Pilot AMA

Ketujuh tersangka masing-masing berinisial MB, AB (23), LS (26), DA, NS, KB, dan SP. Seluruhnya…

15 hours ago

Lapangan Terbang Rawan Mulai Didata

Langkah ini diambil sebagai respons cepat pasca-insiden pembakaran pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA)…

15 hours ago

Masyarakat Berhak Tahu Kemana Dana Cadangan Papua Mengalir

Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Cenderawasih, Yakobus…

16 hours ago

Cafe dan Resto di Holtekamp Jadi Sumber Pajak Menjanjikan

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Jayapura, Rory Cony Huwae, mengatakan penyumbang terbesar penerimaan pajak…

16 hours ago