

Panglima TPNPB Kodap XV Ngalum Kupel Brigjend Lamek Alipky Taplo didampingi pasukannya saat memegang drone dan granat belum lama ini. Pada Minggu (19/10) kemarin ia bersama tiga anggotanya dinyatakan tewas usai diseang drone. (Sebby for Cepos)
Selama 5 Tahun Tercatat 6 Orang Tewas
JAYAPURA-Komando Operasi Swasembada Papua memastikan bahwa Panglima Kodap XV Ngalum Kupel, Lamek Alipky Taplo, tewas bersama tiga anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) lainnya. Itu terjadi dalam operasi penyerangan yang dilakukan personel TNI Koops Swasembada Papua di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, pada Minggu (19/10).
Operasi militer tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan intelijen yang mengonfirmasi adanya aktivitas kelompok bersenjata OPM di bawah pimpinan Lamek Taplo yang diketahui selama ini aktif melakukan teror, pemerasan, dan intimidasi terhadap masyarakat sipil di wilayah perbatasan negara.
“Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemulihan stabilitas keamanan di wilayah perbatasan negara, khususnya di Distrik Kiwirok,” tegas Asisten Intelijen Teritorial (Asintelter) Koops Swasembada Papua, Letkol Inf Renaldy, dalam keterangan tertulis Senin (20/10).
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…
Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…
Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…